Pekanbaru Menuju Kota Masa Depan: Tiga Inisiatif Besar Siap Ubah Wajah Kota
RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU – Kota Pekanbaru tengah bersiap menghadapi babak baru dalam sejarah pembangunannya. Serangkaian inisiatif ambisius kini mulai digodok sebagai tonggak transformasi kota menuju pusat ekonomi kreatif, infrastruktur unggul, dan pelayanan publik yang lebih terintegrasi. Dalam waktu dekat, tiga proyek besar akan menjadi ikon perubahan: pendirian Kampung UMKM, pembangunan ulang Mal Pelayanan Publik (MPP), serta rencana strategis pembangunan Jembatan Siak V.
Langkah ini bukan sekadar wacana. Ketiganya dirancang melalui kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat yang aktif mendorong partisipasi publik. Salah satu aktor penggerak perubahan tersebut adalah Forum Pekanbaru Kota Bertuah (FPKB), yang menggagas ide monumental berupa Kampung UMKM Kota Pekanbaru.
Ketua FPKB, Masril, menegaskan bahwa Kampung UMKM akan menjadi jantung ekonomi kerakyatan sekaligus pusat destinasi wisata keluarga. “Kami ingin menghadirkan ruang yang bukan hanya untuk berdagang, tapi juga menjadi panggung kreasi anak-anak sekolah, PKK, hingga komunitas seni. Ada pusat kuliner, area oleh-oleh khas Riau, taman bermain anak, dan ruang pertunjukan,” ujar Masril dalam pertemuan dengan Dinas Koperasi dan UMK pada Senin (21/04/2025).
Gagasan ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Dinas Koperasi UMK, H. Sarbaini, S.Ag. Dalam pernyataannya, Sarbaini menyebutkan bahwa Pemkot siap memfasilitasi penyediaan lahan dan dukungan administratif. “Kami melihat potensi besar dalam inisiatif ini. Kampung UMKM bisa jadi etalase wajah kreatif masyarakat Pekanbaru,” ujarnya. Proyek ini juga diselaraskan dengan pengembangan Pasar Kue Pagi, sebuah pusat kuliner subuh yang akan dikelola bersama Disperindag.
Sementara itu, dari sektor infrastruktur, harapan publik terhadap realisasi Jembatan Siak V kembali mencuat. Gagasan yang telah digagas sejak era Gubernur Syamsuar itu kini disebut-sebut menjadi prioritas utama pada periode Gubernur Riau 2025–2030 mendatang. Jembatan ini dirancang untuk menghubungkan kawasan penting di dua sisi Sungai Siak, sekaligus menjadi penggerak roda logistik dan mobilitas ekonomi di wilayah metropolitan Pekanbaru.
Tidak hanya konektivitas yang menjadi perhatian, pelayanan publik juga mendapat perhatian khusus. Setelah insiden kebakaran yang meluluhlantakkan gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) lama, pemerintah kota langsung berancang-ancang membangun ulang pusat layanan tersebut. Gedung baru yang direncanakan akan memiliki delapan lantai ini akan menjadi pusat integrasi seluruh layanan publik di Pekanbaru, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga pelayanan sosial dan bantuan masyarakat. “Kita ingin warga bisa menyelesaikan semua urusan administratif dalam satu tempat yang nyaman dan efisien,” kata Masril, yang juga ikut mendorong desain inklusif bangunan baru itu.
Tiga proyek besar ini menjadi gambaran nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat bisa melahirkan lompatan besar dalam pembangunan kota. Kampung UMKM akan memperkuat ekonomi kreatif berbasis rakyat, Jembatan Siak V akan menjawab tantangan konektivitas, dan MPP delapan lantai akan menjadi simbol komitmen pelayanan publik yang profesional dan modern.
Dengan semangat kolaborasi, transparansi, dan visi jangka panjang, Pekanbaru bersiap menjadi kota masa depan yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga menyertakan semua pihak dalam proses pembangunannya. Kota Bertuah tidak lagi sekadar nama—tapi cita-cita bersama menuju kemajuan yang nyata dan berkelanjutan.**
Editor : Ricky Sambari
(Red/RH)
What's Your Reaction?




