Kanwil Ditjenpas Riau Perketat Pengamanan Ramadhan 1447 H : Sinergi, Deteksi Dini, dan Integritas Petugas Jadi Prioritas Jaga Kamtib Lapas dan Rutan Se-Riau

Feb 21, 2026 - 21:37
 0  13
Kanwil Ditjenpas Riau Perketat Pengamanan Ramadhan 1447 H : Sinergi, Deteksi Dini, dan Integritas Petugas Jadi Prioritas Jaga Kamtib Lapas dan Rutan Se-Riau

RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi, kewaspadaan, serta pengamanan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Riau.

Kepala Kanwil Ditjenpas Riau menginstruksikan seluruh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) agar memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadhan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Penegasan tersebut disampaikan pada Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, momentum Ramadhan dan Idul Fitri merupakan periode dengan peningkatan aktivitas yang signifikan, baik dari sisi kegiatan warga binaan maupun intensitas kunjungan keluarga. Kondisi ini menuntut langkah antisipatif dan preventif yang terukur serta terkoordinasi secara optimal.

“Kita ingin seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtib di seluruh UPT Pemasyarakatan wilayah Riau,” tegasnya.

Pengamanan Terpadu dan Posko Siaga

Sebagai langkah konkret, penguatan pengamanan dilakukan melalui penambahan personel dengan melibatkan staf non-regu jaga dalam sistem pengawasan terpadu. Intensifikasi kontrol dan patroli rutin difokuskan pada blok hunian, area kunjungan, dapur, tempat ibadah, serta pintu utama.

Selain itu, dibentuk Posko Ramadhan dan Idul Fitri di setiap UPT sebagai pusat kendali informasi dan koordinasi cepat dalam merespons potensi gangguan keamanan. Keberadaan posko ini diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan dan meminimalkan risiko eskalasi gangguan.

Razia rutin dan insidentil juga terus digencarkan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang. Pemanfaatan sarana pengamanan seperti body scanner, metal detector, CCTV, hingga sistem pemeriksaan berlapis dioptimalkan secara maksimal.

Distribusi makanan sahur dan berbuka puasa pun mendapat pengawasan ketat untuk menjamin keamanan konsumsi sekaligus mengantisipasi potensi penyelundupan barang ilegal melalui jalur logistik.

Deteksi Dini dan Pengawasan Ketat

Dalam aspek deteksi dini, jajaran pemasyarakatan diminta melakukan pemetaan warga binaan berisiko tinggi serta profiling terhadap individu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Intensifikasi pelaporan intelijen harian diberlakukan untuk memastikan setiap informasi yang berkembang dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Pengawasan terhadap komunikasi warga binaan diperketat, termasuk potensi peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan dini guna menutup celah terjadinya gangguan keamanan dari dalam maupun luar lapas.

Ibadah Tertib, Moderasi Beragama Ditekankan

Pelaksanaan kegiatan ibadah selama Ramadhan diatur secara tertib dan terjadwal. Kegiatan sholat tarawih dan tadarus dilaksanakan secara bergiliran dengan pengawasan petugas. Pembatasan aktivitas warga binaan hingga pukul 22.00 diberlakukan guna menjaga stabilitas dan ketertiban malam hari.

Penceramah eksternal yang diundang wajib melalui proses skrining dan koordinasi dengan aparat terkait. Materi ceramah diarahkan pada penguatan moderasi beragama, pembinaan akhlak, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan.

Pada momentum Hari Raya Idul Fitri, pelaksanaan Sholat Id, penyerahan Remisi Khusus, serta layanan kunjungan keluarga dilaksanakan dengan pengamanan ekstra dan sistem antrean terjadwal. Pemeriksaan badan dan barang dilakukan secara menyeluruh, disertai pengawasan langsung oleh pejabat struktural untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar operasional.

Integritas Petugas dan Sinergi Antar-Instansi

Selain aspek teknis pengamanan, integritas petugas menjadi perhatian utama. Optimalisasi Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dilakukan guna memastikan disiplin dan profesionalisme jajaran tetap terjaga.

Pengawasan penggunaan media sosial diperketat dan kebijakan zero tolerance diberlakukan terhadap pungutan liar, penyalahgunaan narkoba, maupun pelanggaran disiplin lainnya. Apel integritas serta penandatanganan komitmen bersama digelar sebagai bentuk penguatan moral dan tanggung jawab seluruh petugas.

Koordinasi dengan TNI, Polri, serta instansi kesehatan juga terus ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan situasi darurat. Prosedur kontinjensi disiapkan secara matang, termasuk mekanisme pelaporan berjenjang dan terpusat agar pengendalian kebijakan tetap akuntabel, efektif, dan responsif.

Melalui langkah-langkah komprehensif tersebut, Kanwil Ditjenpas Riau optimistis pelaksanaan ibadah Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1447 H di lingkungan pemasyarakatan dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi momentum pembinaan spiritual bagi seluruh warga binaan dan petugas. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow