Tumpukan Besi Reklame Ilegal di Halaman MPP Pekanbaru Sudah Dipindahkan Menjelang Kunjungan Wamen PAN-RB

Aug 7, 2025 - 04:03
 0  52
Tumpukan Besi Reklame Ilegal di Halaman MPP Pekanbaru Sudah Dipindahkan Menjelang Kunjungan Wamen PAN-RB
halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru bersih Tumpukan besi hasil pemotongan tiang reklame ilegal

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Tumpukan besi hasil pemotongan tiang reklame ilegal yang sebelumnya memenuhi halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru kini sudah tidak terlihat lagi. Pada Kamis (7/8/2025), halaman MPP tampak bersih menjelang kunjungan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB), Purwadi Arianto.

Besi-besi bekas reklame yang selama ini menimbulkan kesan semrawut itu telah dipindahkan oleh petugas ke kawasan Palas, Kecamatan Rumbai. Seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di lokasi membenarkan pemindahan tersebut.

“Sudah dipindahkan ke Rumbai,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, mengatakan bahwa kunjungan Wamen PAN-RB ke MPP Pekanbaru dilakukan dalam rangka meninjau langsung pelayanan publik yang telah mendapatkan predikat terbaik secara nasional.

“MPP Pekanbaru dinobatkan sebagai yang terbaik se-Indonesia selama enam tahun berturut-turut. Beliau (Wamen PAN-RB) ingin melihat langsung keunggulan pelayanan yang diberikan,” jelas Akmal.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Satpol PP telah melakukan pemotongan terhadap sejumlah tiang reklame ilegal di berbagai titik kota. Hasil pemotongan tersebut kemudian ditumpuk sementara di halaman MPP sebelum akhirnya dipindahkan untuk menjaga estetika dan kebersihan kawasan layanan publik tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penertiban dan penegakan peraturan daerah di Kota Pekanbaru, serta menjadi bagian dari persiapan penyambutan pejabat pusat agar tidak mengganggu kenyamanan dan kesan estetis lokasi kunjungan.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow