Tegas Jaga Marwah Melayu, LAMR Limapuluh Kota Desak Penataan Serius Pekanbaru

Feb 3, 2026 - 18:53
 0  9
Tegas Jaga Marwah Melayu, LAMR Limapuluh Kota Desak Penataan Serius Pekanbaru

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU — Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Limapuluh Kota menyatakan sikap tegas terhadap fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam serta adat Melayu yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Riau.

Pernyataan tersebut disampaikan Rajo Alam Tubagus Datuk Pesisir Ahmad pada Selasa (03/02/2026). Ia menegaskan, dalam pandangan Islam dan adat Melayu, manusia diciptakan berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan sebagai fitrah yang tidak terpisahkan dari tatanan sosial dan moral masyarakat.

“Dalam ajaran Islam dan adat Melayu, fitrah manusia sudah jelas. Karena itu, perilaku yang menyimpang dari nilai tersebut dipandang bertentangan dengan prinsip agama dan adat,” ujar Datuk Pesisir dalam keterangannya.

Lebih jauh, LAMR Kecamatan Limapuluh Kota menilai Kota Pekanbaru memerlukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam pengawasan lingkungan dan penertiban tempat hiburan malam. Menurutnya, sejumlah lokasi hiburan kerap dikaitkan dengan peredaran minuman keras dan narkotika yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban umum.

Sejumlah peristiwa yang belakangan menyita perhatian publik turut disoroti. Di antaranya, kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang perempuan usai keluar dari tempat hiburan malam hingga menewaskan seorang ibu rumah tangga. Ada pula insiden perempuan yang pulang pada dini hari dan menabrak petugas marka jalan saat bertugas. Selain itu, kegiatan pesta waria di salah satu tempat hiburan malam di kawasan New Paragon disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Kecamatan Limapuluh Kota.

Dalam konteks penegakan hukum, LAMR Limapuluh Kota menyampaikan apresiasi kepada Polresta Pekanbaru, terutama Satuan Lalu Lintas, yang dinilai bertindak cepat, terukur, dan profesional dalam menangani kasus tabrak lari terhadap petugas marka jalan.

“Kami mengapresiasi kinerja Polresta Pekanbaru yang sigap dan profesional. Ini menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan rasa keadilan dan perlindungan bagi masyarakat,” kata Datuk Pesisir.

LAMR juga berharap Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota yang baru dapat mengambil langkah tegas dan berkeadilan dalam menata kota. Penegakan aturan, pengawasan berkelanjutan, serta kebijakan yang berpihak pada ketertiban umum dinilai penting untuk mewujudkan suasana kota yang aman, nyaman, dan bermartabat.

Sebagai penguat pesan moral dan kepemimpinan, Datuk Pesisir mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-An’am ayat 165 yang mengingatkan bahwa manusia diberikan amanah sebagai khalifah di muka bumi dan akan diuji atas tanggung jawab serta kepemimpinannya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan tokoh adat, LAMR Limapuluh Kota berharap Pekanbaru dapat terus tumbuh sebagai kota yang religius, beradat, dan berkeadaban, sejalan dengan jati diri Melayu Riau.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow