Pertamina Patra Niaga Kerahkan Dukungan Energi Besar-Besaran untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera
RAHMADNEWS.COM | JAKARTA - Pertamina Patra Niaga mempertegas komitmennya dalam mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya, Sumatera. Melalui berbagai dukungan energi, perusahaan memastikan operasional darurat di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang memutus sejumlah akses vital masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa energi merupakan elemen kunci dalam operasi kemanusiaan, terutama untuk penyelamatan, distribusi bantuan, hingga upaya pemulihan jalur publik yang terdampak bencana.
Sebagai respons cepat, Pertamina Patra Niaga menyalurkan 6.000 liter Avtur kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Avtur tersebut digunakan untuk mendukung operasional pesawat dalam misi kemanusiaan, termasuk pemantauan udara, mobilisasi logistik, serta mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah yang terisolasi.
“Pengiriman Avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus,” ujar Roberth dalam keterangan pers di Jakarta, 29 November 2025.
Seluruh Avtur diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan kawasan terdampak lainnya. Metode pengiriman lewat udara menjadi pilihan paling efektif karena banyak jalur darat tertutup material longsor dan sulit dilalui alat berat.
Tidak hanya Avtur, Pertamina Patra Niaga turut menyalurkan dukungan energi lainnya untuk memperkuat operasional BNPB, BPBD, hingga pemerintah daerah. Di antaranya:
5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat BNPB yang membuka akses jalan dan mendistribusikan logistik.
5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Daerah Tapanuli Utara guna memperlancar mobilisasi penanganan bencana.
1.000 liter Pertamax bagi kendaraan operasional Lanud Soewondo Medan untuk mendukung respons cepat penanganan bencana.
“Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan,” tambah Roberth.
Suplai BBM & LPG Tetap Aman di Tengah Krisis
Pertamina Patra Niaga juga menjamin bahwa distribusi BBM dan LPG bagi masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan wilayah sekitarnya tetap aman. Pemantauan suplai dilakukan setiap hari dengan penguatan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai.
Roberth mengungkapkan sempat terjadi gangguan distribusi akibat gelombang tinggi di kawasan SPM Belawan. Namun kini kapal berhasil sandar dan proses bongkar muat mulai berjalan kembali sehingga suplai perlahan kembali normal.
Distribusi LPG turut diperkuat melalui penambahan 30 skid tank dari IT Dumai, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sibolga dan Tapanuli Raya yang terdampak.
Pertamina Patra Niaga menegaskan empatinya kepada seluruh korban bencana dan memastikan dukungan energi akan terus diberikan sesuai kebutuhan di lapangan. Selain itu, sejak 13 November 2025, perusahaan telah mengaktifkan Satgas Nataru guna menjaga kelancaran suplai energi nasional menjelang masa libur akhir tahun.**
Editor : Ricky Sambari
(Redaksi/RH)
What's Your Reaction?




