Kisah Inspiratif Labai Ance, Sosok Teladan dari Punggung Kasik, Lubuk Alung

Feb 28, 2025 - 08:24
 0  43
Kisah Inspiratif Labai Ance, Sosok Teladan dari Punggung Kasik, Lubuk Alung
sosok M. Nur Yance, yang akrab disapa Labai Ance beliau meninggal pada 14 November 2020

RAHMADNEWS.COM | PADANG PARIAMAN — Masyarakat Punggung Kasik, Lubuk Alung, masih mengenang sosok M. Nur Yance, yang akrab disapa Labai Ance. Beliau bukan hanya seorang tokoh masyarakat, tetapi juga panutan yang dihormati karena kebijaksanaan dan ketulusannya.

Labai Ance lahir pada 20 Juli 1959 dari keluarga sederhana. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan mendalam pada ilmu agama. Ia menuntut ilmu kepada guru bersanad langsung dari Syekh Burhanuddin Ulakan — sebuah jalur keilmuan yang kokoh dalam tradisi Islam di Minangkabau.

Tak hanya mendalami agama, Labai Ance juga memiliki hobi memancing. Di sela-sela kegiatan belajar, ia kerap memancing di laut, kolam, maupun sungai. Kegemarannya ini menjadi bagian dari cara beliau bersantai dan berbaur dengan alam.

Setelah menyelesaikan pendidikan agama, masyarakat Punggung Kasik memberinya gelar "Labai", sebuah panggilan kehormatan bagi seseorang yang dianggap memiliki keilmuan dan peran penting dalam komunitas.

Dalam kehidupan pribadinya, Labai Ance menikah dengan Rosmaini — seorang gadis dari Sungai Limau — dan dikaruniai enam orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan.

Di mata masyarakat, beliau dikenal sebagai seorang pemimpin yang adil dan penyelesai masalah ulung. Setiap ada persoalan, masyarakat selalu melibatkan Labai Ance, baik dalam acara formal maupun informal. Ia disegani, namun tetap rendah hati dan terbuka pada kritik, tanpa memandang siapa yang berbicara — apakah berpangkat tinggi atau rakyat biasa.

Anak keempatnya, Dina Selvia, mengenang sang ayah sebagai sosok penyayang dan penuh perhatian.

 "Ayah selalu ada untuk kami, baik saat serius maupun saat bercanda. Perhatian beliau tak hanya untuk anak-anaknya, tapi juga untuk masyarakat Punggung Kasik. Sikap tulus dan kelembutan ayah menjadi alasan mengapa beliau dicintai banyak orang," ujar Dina.

Senada dengan itu, menantunya, Ricky, juga menyampaikan kesan serupa.

 "Beliau bukan hanya mertua yang penyayang, tetapi juga seseorang yang suka membantu tanpa pamrih. Saya sering melihat beliau menolong orang, tanpa memandang status sosial mereka. Itu murni ketulusan," kata Ricky.

Namun, pada 14 November 2020, Labai Ance berpulang ke Rahmatullah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Punggung Kasik.

Meski beliau telah tiada, jejak-jejak kebaikannya tetap hidup. Semangat membantu sesama, kebijaksanaan dalam memimpin, dan ketulusan hati Labai Ance menjadi warisan berharga yang menginspirasi banyak orang.

Masyarakat Punggung Kasik merasa kehilangan, namun mereka percaya bahwa sosok Labai Ance akan selalu hadir dalam ingatan dan doa.

Semoga segala amal baik beliau diterima di sisi Allah SWT, dan menjadi penerang dalam perjalanan beliau di alam barzah. **

Liputan : Ricky Sambari

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow