Hendriyanto Sitorus Digadang-Gadang Pimpin Golkar Sumut, Dukungan Menguat Jelang Musda
RAHMADNEWS. COM | LABURA — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara, dinamika politik internal partai berlambang pohon beringin tersebut kian menghangat. Salah satu nama yang mencuat kuat di tengah arus pembicaraan publik adalah Bupati Labuhanbatu Utara, DR. Hendriyanto Sitorus, S.E., MM, yang digadang-gadang bakal maju dan berpeluang besar memimpin DPD Golkar Sumatera Utara.
Isu ini berkembang pesat di berbagai ruang diskusi, mulai dari kalangan aktivis, pegiat media sosial, hingga perbincangan santai di warung kopi seantero Labuhan Batu Raya. Hampir setiap hari, suksesi kepemimpinan Golkar Sumut menjadi topik hangat, dengan Hendriyanto Sitorus kerap disebut sebagai figur muda potensial yang dinilai mampu membawa Golkar Sumatera Utara ke arah yang lebih progresif.
Salah satu pandangan datang dari Imam Septiansyah Marpaung, warga Labuhanbatu Utara yang dikenal sebagai aktivis sekaligus pengamat politik dan pergerakan. Kepada awak media, Senin (12/1), pria yang akrab disapa Palbos ini secara tegas menyebut Hendriyanto Sitorus sebagai sosok yang tepat untuk menakhodai DPD Golkar Sumut.
Menurut Palbos, rekam jejak Hendriyanto Sitorus selama memimpin DPD Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara menjadi bukti nyata kapasitas kepemimpinannya. Ia menilai Hendriyanto bukan hanya figur birokrat, tetapi juga kader partai yang memiliki dedikasi tinggi dalam membesarkan Golkar.
“Bang Hendri ini sudah saya kenal sejak lama. Beliau anak muda yang santun, ramah, dan sangat concern membesarkan Partai Golkar. Selama menjabat Ketua DPD Golkar Labuhanbatu Utara, prestasinya jelas dan terukur,” ujar Palbos.
Ia memaparkan, di bawah kepemimpinan Hendriyanto Sitorus, kekuatan Golkar di Kabupaten Labuhanbatu Utara mengalami peningkatan signifikan. Jumlah kursi Golkar di DPRD setempat bertambah dari semula 7 kursi menjadi 9 kursi. Tak hanya itu, perolehan suara partai dan jumlah kader Golkar juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.
Lebih jauh, Palbos menilai kontribusi Hendriyanto Sitorus tidak hanya terasa di tingkat kabupaten, tetapi juga berdampak pada level provinsi hingga nasional. Ia menyinggung keberhasilan keluarga Hendriyanto dalam kontestasi politik yang dinilai turut mendongkrak elektabilitas Golkar.
Salah satunya adalah Erni Ariyanti Sitorus, adik kandung Hendriyanto Sitorus, yang berhasil mencatat sejarah sebagai Ketua DPRD Sumatera Utara perempuan pertama dari Partai Golkar dengan perolehan suara lebih dari 100 ribu. Bahkan, capaian suara Erni disebut mampu “menggendong” satu kursi tambahan DPRD Sumut dari Partai Golkar.
Tak berhenti di situ, adik bungsu Hendriyanto Sitorus, Trinovi Khairani Sitorus, juga sukses melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI mewakili Daerah Pemilihan Sumatera Utara II. Rangkaian capaian tersebut, menurut Palbos, menunjukkan kekuatan jaringan politik dan mesin partai yang solid.
Dari sisi latar belakang keluarga, Hendriyanto Sitorus juga dinilai memiliki modal politik yang kuat. Ia merupakan putra dari H. Kharuddinsyah Sitorus, S.E. atau yang akrab disapa H. Buyung, seorang politisi Golkar kawakan. H. Buyung dikenal sebagai mantan Bupati Labuhanbatu Utara dua periode serta Ketua DPD FKPPI Sumatera Utara, yang memiliki pengaruh luas dan pengalaman panjang dalam dunia politik.
Selain faktor internal partai, kedekatan Hendriyanto Sitorus dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga menjadi sorotan. Dalam berbagai kesempatan publik, hubungan keduanya terlihat sangat akrab dan harmonis. Bobby Nasution sendiri merupakan menantu Presiden Republik Indonesia dua periode, Joko Widodo, sehingga kedekatan ini dinilai dapat menjadi nilai tambah dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik di Sumatera Utara.
Meski demikian, Palbos mengingatkan bahwa peran dan jasa Ketua DPD Golkar Sumut sebelumnya tetap harus dihargai. Menurutnya, dinamika Musda seharusnya menjadi ajang adu gagasan dan visi, bukan sekadar perebutan posisi.
“Peran Ketua Golkar Sumut sebelumnya tidak bisa dihilangkan dan patut diapresiasi. Namun kita juga harus terbuka melihat sosok-sosok muda kader Golkar yang berbakat, punya prestasi, dan mampu membawa perubahan yang lebih baik ke depan,” tutupnya.
Dengan menguatnya dukungan dari berbagai kalangan dan rekam jejak yang dinilai positif, nama Hendriyanto Sitorus diprediksi akan menjadi salah satu poros penting dalam Musda Golkar Sumatera Utara mendatang. Kontestasi ini pun diperkirakan akan menjadi momentum krusial bagi arah dan masa depan Partai Golkar di provinsi tersebut.**
What's Your Reaction?




