Cahaya untuk Negeri: PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pulau Terluar Kepri

May 30, 2025 - 13:03
 0  22
Cahaya untuk Negeri: PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pulau Terluar Kepri
Penyalaan secara simbolis dilakukan oleh GM PLN UID Riau & Kepri, Khairullah, Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si, Walikota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si, Direktur Distibusi PLN Kantor Pusat, Adi Priyanto, Komisaris PLN Batam, Usep RS, dan Ketua DPRD Provinsi Kepri, H. Iman Sutiawan, S.E.

RAHMADNEWS.COM | BATAM - PT PLN (Persero) kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini, langkah nyata tersebut diwujudkan dengan peresmian layanan kelistrikan 24 jam di empat pulau terpencil di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Peresmian dilakukan secara serentak oleh Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, dalam sebuah seremoni yang digelar di Pulau Pemping, Kota Batam, pada Selasa, 27 Mei 2025.

Empat pulau yang kini menikmati layanan listrik penuh selama 24 jam adalah Pulau Pemping di Kota Batam, Pulau Sugi di Kabupaten Karimun, Pulau Numbing di Kabupaten Bintan, dan Pulau Seluan di Kabupaten Natuna. Keempatnya merupakan wilayah yang selama ini hanya mendapatkan pasokan listrik terbatas, bahkan sebagian hanya menyala beberapa jam dalam sehari.

Kehadiran listrik sepanjang hari di pulau-pulau tersebut menjadi bagian dari program strategis PLN dalam mendukung inisiatif Kepri Terang yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Program ini bertujuan untuk mempercepat rasio elektrifikasi dan menjangkau daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di wilayah Kepri.

Acara peresmian di Pulau Pemping turut dihadiri sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si, Wali Kota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Ketua DPRD Provinsi Kepri, H. Iman Sutiawan, S.E., serta jajaran Forkopimda dari Provinsi Kepri dan Kota Batam.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kepri menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan PLN mewujudkan salah satu cita-cita besar daerah, yakni elektrifikasi merata.

“Mudah-mudahan rasio elektrifikasi 100 persen dapat kita capai dalam waktu dekat. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Alhamdulillah, hari ini program Kepri Terang dapat kita wujudkan,” ungkap Nyanyang Haris Pratamura.

Senada dengan itu, Wali Kota Batam, Dr. Amsakar Achmad, menekankan bahwa perjuangan untuk mendapatkan layanan listrik penuh merupakan aspirasi masyarakat yang telah berlangsung lama.

“Ikhtiar masyarakat agar listrik menyala 24 jam sudah lama kita dengar. Terima kasih kepada Presiden, Gubernur, Wakil Gubernur, dan PLN yang telah menjawab harapan tersebut. Semoga listrik ini membawa manfaat besar dan digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, H. Iman Sutiawan, menambahkan bahwa kehadiran listrik yang andal dan berkelanjutan akan menjadi katalis bagi pembangunan di daerah terpencil.

“Dengan listrik 24 jam, mudah-mudahan taraf hidup masyarakat bisa meningkat, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik,” tuturnya.

Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, daerah, dan PLN sebagai BUMN penyedia energi.

“Capaian 24 jam di pulau-pulau terdepan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara Gubernur, Bupati, Wali Kota, hingga camat dan kepala desa. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemprov Kepri dan Pemko Batam. Semoga sinergi ini terus diperkuat,” kata Adi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa masih terdapat 68 titik lokasi di Kepri yang sedang dalam proses peningkatan layanan menjadi 24 jam. Hal ini merupakan bagian dari peta jalan PLN menuju elektrifikasi total di seluruh wilayah Indonesia, tanpa terkecuali.

“Kami percaya bahwa listrik adalah hak dasar masyarakat. Ini bagian dari perjuangan kita bersama dalam mewujudkan sila kelima Pancasila: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Program penyalaan listrik 24 jam ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas hidup di wilayah pesisir dan kepulauan. Dengan tersedianya listrik sepanjang hari, masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara lebih produktif, anak-anak dapat belajar di malam hari, dan layanan kesehatan serta pemerintahan desa dapat beroperasi lebih optimal.

PLN berharap kehadiran listrik 24 jam ini menjadi pendorong transformasi sosial dan ekonomi di pulau-pulau tersebut. Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan energi sebagai penggerak utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow