Sadis di Pagi Buta, Pria di Sedayu Tewas Ditebas Parang di Depan Istri dan Anak

Feb 25, 2026 - 21:24
 0  3
Sadis di Pagi Buta, Pria di Sedayu Tewas Ditebas Parang di Depan Istri dan Anak

RAHMADNEWS. COM | BANTUL – Aksi kekerasan menggemparkan warga Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Rabu (25/2/2026) pagi. Seorang pria berinisial TYR (36) tewas mengenaskan setelah ditebas senjata tajam jenis parang oleh orang tak dikenal di rumahnya sendiri. Tragisnya, peristiwa berdarah itu terjadi di hadapan istri dan anak korban yang saat itu berada di dalam rumah.

Kapolres Bantul, Bayu Puji Hariyanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban bersama istri dan anaknya tengah tertidur di ruang tengah rumah mereka.

“Kejadian bermula saat korban dan istri serta anaknya sedang tidur di ruang tengah. Tiba-tiba pelaku yang menggunakan penutup kepala atau sebo membuka pintu belakang dan langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban yang masih tertidur,” ujar Kapolres, Rabu siang.

Serangan mendadak itu membuat suasana rumah berubah mencekam. Istri korban yang terbangun berusaha menangkis ayunan parang demi melindungi suaminya. Namun upaya tersebut justru membuat tiga jari tangannya mengalami luka sabetan.

“Parang itu masih mengenai korban di bagian wajah, perut, dan jarinya,” terang Kapolres.

Akibat sabetan brutal tersebut, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Berdasarkan keterangan petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban menderita luka sayatan di wajah sepanjang kurang lebih 10 sentimeter. Luka menganga juga ditemukan dari bagian perut hingga paha sepanjang sekitar 20 sentimeter dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter. Selain itu, terdapat luka pada ibu jari tangan kanan sepanjang 4 sentimeter.

“Luka di bagian perut mengakibatkan pendarahan hebat hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Setelah memastikan korban tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah. Polisi menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang.

“Salah satu pelaku masuk ke dalam rumah korban, sedangkan pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor di sebelah barat rumah korban. Mereka diduga datang dari arah timur,” jelas Kapolres.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya keributan. Garis polisi langsung dipasang untuk kepentingan penyelidikan dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.

Hingga kini, motif pembunuhan masih dalam pendalaman aparat kepolisian. Satreskrim Polres Bantul telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk istri korban yang menjadi saksi kunci dalam peristiwa tersebut.

“Kasus sudah ditangani Satreskrim Polres Bantul. Kami masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Mudah-mudahan segera tertangkap,” pungkas AKBP Bayu Puji Hariyanto.

Kasus pembunuhan ini menambah daftar tindak kekerasan bersenjata tajam di wilayah DIY dan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keamanan lingkungan tempat tinggal. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow