PT Jasa Raharja Siap Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2025
RAHMADNEWS. COM | JAKARTA — PT Jasa Raharja turut serta dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Operasi Ketupat 2025 yang digelar di Jakarta. Rakornis ini bertujuan memperkuat koordinasi antara Korlantas POLRI dan para stakeholder demi memastikan arus mudik dan balik Idulfitri 2025 berlangsung aman dan lancar.
Acara dibuka oleh Kakorlantas POLRI, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, PT ASDP Indonesia Ferry, BMKG, dan PT Jasa Marga.
Fokus pada Tindakan Preemtif dan Preventif
Dalam paparannya, Dewi Aryani Suzana menegaskan kesiapan PT Jasa Raharja dalam mendukung Operasi Ketupat 2025, menggeser fokus dari pelayanan santunan ke langkah-langkah preemtif dan preventif. Salah satunya melalui intensifikasi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL), yang telah melaksanakan 1.665 kegiatan dan menghasilkan 2.126 action plan.
Berkat implementasi program keselamatan ini, sebanyak 46 loket Jasa Raharja melaporkan penurunan jumlah korban meninggal dunia, 63 loket mencatat berkurangnya korban luka-luka, dan 45 loket mengalami penurunan jumlah santunan.
"Kami siap menghadapi Idulfitri dengan dukungan lebih dari 2.000 personel di 29 kantor wilayah dan 63 kantor cabang. Kami juga memantau data kecelakaan secara real-time melalui IRSMS dan berkoordinasi lewat FKLL. Selain itu, tersedia 102 mobile unit keselamatan lalu lintas serta 22 pos pelayanan terpadu bekerja sama dengan Korlantas POLRI," ujar Dewi.
Antisipasi Lonjakan Pemudik Roda Dua
PT Jasa Raharja turut memperingatkan potensi meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, terutama akibat turunnya daya beli masyarakat. Dewi juga menyoroti pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi pengendara roda dua di kapal feri, mengingat bertambahnya jumlah motor listrik.
Pihaknya juga mengingatkan bahwa kecelakaan tidak hanya terjadi saat arus mudik dan balik, tetapi meningkat selama arus silaturahmi Idulfitri. "Karena libur tahun ini panjang, kita perlu waspada dengan arus silaturahmi. Data kami menunjukkan, justru di momen inilah angka kecelakaan meningkat," tambah Dewi.
Kolaborasi untuk Keselamatan Bersama
Kakorlantas POLRI, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengapresiasi kesiapan dan kolaborasi semua pihak dalam Rakornis ini. “Semoga Operasi Ketupat 2025 bisa berjalan lancar. Kita sudah survei jalur tol, jalan nasional, tempat wisata, serta pelabuhan, stasiun, dan bandara. Rapat ini bertujuan menyusun langkah teknis terbaik,” ujarnya.
Dengan Rakornis ini, PT Jasa Raharja dan para stakeholder berkomitmen memperkuat sinergi demi memastikan Idulfitri 2025 aman dan nyaman bagi seluruh pemudik.**
What's Your Reaction?




