Polda DIY Bangkit Pasca Kerusuhan, Perbaikan Fasilitas Rp28 Miliar Rampung dalam Waktu Singkat
RAHMADNEWS.COM | YOGYAKARTA – Pasca aksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada Jumat (28/9) dan Sabtu (30/9) lalu, sejumlah gedung di lingkungan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami kerusakan cukup parah. Total kerugian aset Barang Milik Negara (BMN) berupa bangunan dan peralatan ditaksir mencapai sekitar Rp28 miliar. Insiden tersebut sempat membuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat terganggu selama beberapa hari.
Namun, kondisi kini berangsur normal. Seluruh kegiatan pelayanan publik di Polda DIY telah kembali beroperasi sebagai bentuk komitmen institusi dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.
Polda DIY bergerak cepat memperbaiki sarana dan prasarana yang terdampak. Percepatan perbaikan ini bukan hanya sekadar pemulihan, tetapi juga wujud semangat jajaran kepolisian untuk bangkit lebih kuat pasca kerusuhan.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan bahwa pihaknya fokus memperbaiki fasilitas kantor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, seperti ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga ruang pelayanan lainnya.
“Kerusakan yang terjadi memang sempat mengganggu operasional pelayanan kepada masyarakat, tetapi hal tersebut semakin membuat kami bersemangat untuk segera bangkit lebih kuat dan lebih solid. Justru ini menjadi momentum bagi Polda DIY untuk bangkit lebih cepat, memperbaiki diri, dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik,” ujar Ihsan, Senin (15/9/2025).
Dengan percepatan perbaikan ini, lanjutnya, Polda DIY menargetkan seluruh layanan kepolisian dapat kembali berjalan normal sepenuhnya dalam waktu dekat.
“Selain itu, kami ingin memastikan kehadiran Polri tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” pungkas Ihsan.**
Editor : Ricky Sambari
(Redaksi/RH)
What's Your Reaction?




