55 Hari Operasi Haji 2026, Lebih dari 85 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air
RAHMADNEWS. COM | JAKARTA – Memasuki hari ke-55 penyelenggaraan operasional Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, proses pemulangan jemaah Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung secara bertahap. Hingga Minggu (14/6/2026), sebanyak 85.290 jemaah dan petugas haji atau sekitar 41,7 persen dari total peserta haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air.
Kementerian Haji menegaskan bahwa seluruh proses pemulangan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kualitas layanan bagi para jemaah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Juru Bicara Kementerian Haji, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar proses kepulangan berjalan sesuai jadwal hingga kloter terakhir.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung dengan baik. Kami terus memastikan layanan pemulangan berjalan optimal agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kloter terakhir,” ujar Ichsan dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Ratusan Kloter Diberangkatkan dari Arab Saudi
Berdasarkan data terbaru Kementerian Haji, hingga saat ini sebanyak 222 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah menuju Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri dari 86.378 jemaah haji dan 885 petugas haji, sehingga total yang telah meninggalkan Arab Saudi mencapai 87.263 orang.
Sementara itu, jumlah yang telah mendarat dan tiba di berbagai embarkasi di Indonesia tercatat sebanyak 217 kloter, dengan rincian 84.425 jemaah dan 865 petugas. Dengan demikian, total kedatangan yang telah terverifikasi mencapai 85.290 orang.
Pemerintah memastikan seluruh proses pemulangan dilakukan secara bertahap guna menjaga kelancaran layanan transportasi udara, kesehatan jemaah, serta proses penerimaan di masing-masing embarkasi daerah.
Pergerakan Gelombang II ke Madinah Terus Berlanjut
Di sisi lain, pergerakan jemaah Gelombang II dari Kota Makkah menuju Madinah juga masih berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 120 kloter yang membawa 46.017 jemaah dan 480 petugas telah diberangkatkan menuju Madinah.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 46.497 orang.
Tahapan ini merupakan bagian penting dalam rangkaian akhir penyelenggaraan ibadah haji sebelum para jemaah kembali ke Indonesia melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Jemaah Haji Khusus Capai 15.802 Orang
Selain jemaah reguler, pemulangan jemaah haji khusus juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri dari 15.066 jemaah haji khusus dan 736 petugas, yang pulang melalui berbagai penerbangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pemerintah terus berkoordinasi dengan penyelenggara haji khusus guna memastikan seluruh layanan kepulangan berjalan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan yang telah ditetapkan.
Jaga Nilai Kepedulian dan Kebersamaan
Dalam kesempatan tersebut, Ichsan Marsha juga mengajak para jemaah yang telah kembali ke Tanah Air untuk mempertahankan nilai-nilai positif yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, selama berada di Tanah Suci, banyak contoh keteladanan yang diperlihatkan para jemaah Indonesia, mulai dari membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah.
“Selama berhaji, kita menyaksikan banyak keteladanan dari para jemaah. Ada yang membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah. Semangat kepedulian seperti inilah yang perlu terus dijaga setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual semata, tetapi juga sarana pembelajaran yang mampu memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama di Tanah Suci dapat terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu wujud nyata dari kemabruran haji yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.
Operasional Haji Terus Dikawal
Kementerian Haji memastikan seluruh tahapan operasional haji, baik pemulangan jemaah ke Indonesia maupun pergerakan jemaah Gelombang II menuju Madinah, akan terus dikawal secara maksimal hingga seluruh peserta haji kembali ke daerah masing-masing.
Dengan masih berlangsungnya proses pemulangan, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat tiba di Tanah Air dalam kondisi sehat, selamat, dan membawa pulang nilai-nilai kemabruran yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan ibadah haji.**
What's Your Reaction?




