Motor Nmax Raib Dibawa Kabur Abang Sendiri, Warga Tangkerang Timur Laporkan ke Polisi

Oct 12, 2025 - 11:17
 0  26
Motor Nmax Raib Dibawa Kabur Abang Sendiri, Warga Tangkerang Timur Laporkan ke Polisi

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Satu unit sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi BM 6875 ABW dilaporkan hilang pada Sabtu (11/10/2025) sore di Jalan Singgalang, Gang Saudara, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Yang membuat miris, pelaku diduga kuat merupakan abang kandung korban sendiri.

Korban, Rini, menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, ia meninggalkan rumah sebentar untuk membeli gas elpiji. Di rumah, tinggal ibunya, sang abang (RK), anak RK yang masih berusia 9 tahun, serta abang iparnya.

> “Ketika saya pulang, motor Nmax yang terparkir di teras rumah sudah tidak ada. Bersamaan dengan itu, abang saya RK dan anaknya juga ikut menghilang, bahkan membawa tas berisi pakaian,” ungkap Rini saat ditemui wartawan.

Menurutnya, RK sudah ditetapkan sebagai buronan sejak 15 September 2025 atas dugaan kasus lain, sehingga belakangan jarang pulang ke rumah. Namun, pada 9 Oktober 2025, RK sempat kembali dan tinggal selama dua hari sebelum akhirnya kembali menghilang dengan membawa motor milik keluarga tersebut.

Lebih mengejutkan lagi, RK sempat menghubungi orang terdekat melalui WhatsApp menggunakan nomor baru. Dalam pesan singkatnya, ia mengaku sedang berada di Kandis menuju Duri, dengan tujuan akhir Medan. RK juga meminta dikirimkan uang sebesar Rp300 ribu untuk biaya perjalanan dan makan anaknya.

> “Dia sempat minta uang, katanya untuk makan anaknya di jalan. Tapi kami sudah tahu itu hanya akal-akalan,” ujar Rini kesal.

Pihak keluarga menduga, pelaku telah mengganti plat nomor asli motor untuk mengelabui petugas selama perjalanan. “Informasi sementara, plat belakang motor kemungkinan sudah diganti dengan nomor lain,” tambahnya.

Rini dan keluarga telah melapor ke Polsek Tenayan Raya untuk membuat surat keterangan kehilangan, namun laporan tersebut masih dalam proses karena kasus ini tergolong pencurian dalam keluarga.

“Kami sudah tidak mau lagi menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kami ingin RK ditangkap dan dipenjara. Ini bukan pertama kalinya dia bikin masalah. Kami curiga dia masih memakai narkoba jenis sabu,” tegas Rini.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak Polsek Tenayan Raya. Masyarakat berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak menimbulkan keresahan dan kerugian lebih besar di kemudian hari.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow