Minibus Masuk Jurang di Dlingo, Tiga Penumpang Luka Ringan Diduga Akibat Silau Lampu Kendaraan
RAHMADNEWS. COM | BANTUL – Sebuah minibus Daihatsu Xenia mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Imogiri–Dlingo, tepatnya sebelum Jembatan Kaliurang, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 00.05 WIB. Kendaraan tersebut terperosok ke jurang sedalam kurang lebih tiga meter setelah diduga pengemudinya kehilangan konsentrasi akibat silau sorot lampu kendaraan lain.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, tiga orang penumpang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas 1 Dlingo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Daihatsu Xenia bernomor polisi AB-1246-GS dikemudikan oleh BS (33), warga Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Saat kejadian, kendaraan membawa tiga orang penumpang dan melaju dari arah Imogiri menuju Dlingo.
Diduga saat melintasi lokasi kejadian, pandangan pengemudi terganggu akibat sorot lampu kendaraan dari arah belakang. Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan fokus sehingga kendaraan oleng ke sisi jalan.
Mobil kemudian menabrak pembatas jembatan sebelum akhirnya terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar tiga meter di sisi jalan. Benturan keras mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan pada beberapa bagian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan kecelakaan dipicu oleh gangguan pandangan yang dialami pengemudi akibat cahaya lampu kendaraan lain.
"Diduga pengemudi mengalami silau akibat sorot lampu kendaraan dari arah belakang. Akibatnya kendaraan oleng, menabrak pembatas jembatan, kemudian terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar tiga meter," ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi dipastikan tidak mengalami luka. Sementara itu, tiga penumpang mengalami cedera ringan dengan kondisi yang berbeda-beda.
Korban berinisial MIS (26), warga Pajangan, mengalami luka pada bagian kening sebelah kanan. Penumpang lainnya, RA (25), warga Manding, Sabdodadi, mengalami luka pada bagian dagu. Adapun T (37), juga warga Pajangan, mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh.
Seluruh korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas 1 Dlingo untuk mendapatkan perawatan. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ketiganya diperbolehkan menjalani rawat jalan karena luka yang dialami tidak tergolong berat.
Sesaat setelah menerima laporan, personel Polsek Dlingo segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, membantu proses evakuasi kendaraan, mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, serta menyampaikan laporan kepada pimpinan.
Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, aparat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang berkurang dan risiko silau dari lampu kendaraan lain lebih tinggi.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari, menjaga jarak aman, serta tetap berkonsentrasi untuk mengantisipasi kondisi jalan maupun gangguan dari kendaraan lain," kata Iptu Rita.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan pendataan terkait besaran kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan setelah menghantam pembatas jembatan dan masuk ke jurang telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa menjaga konsentrasi saat mengemudi, mengatur kecepatan sesuai kondisi jalan, serta mengantisipasi berbagai potensi bahaya, termasuk gangguan pandangan akibat sorot lampu kendaraan lain, terutama di jalur yang minim penerangan dan memiliki kontur jalan yang berliku.**
What's Your Reaction?




