KOPRI PMII Riau Bangkitkan Ekosistem Pesisir Lewat Aksi Mangrove di Bengkalis

Dec 24, 2025 - 13:48
 0  23
KOPRI PMII Riau Bangkitkan Ekosistem Pesisir Lewat Aksi Mangrove di Bengkalis

RAHMADNEWS. COM | BENGKALIS — Dalam rangka menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) ke-58, KOPRI Pengurus Cabang (PC) PMII Bengkalis bersama KOPRI Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau menggelar kegiatan KOPRI Riau Eco Movement, sebuah gerakan aksi hijau pesisir bertajuk “Bangkitkan Pesisir, Kuatkan Ekosistem: Aksi Mangrove untuk Iklim.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, sebagai bentuk kepedulian nyata KOPRI terhadap isu kerusakan lingkungan pesisir yang kian mengkhawatirkan. Wilayah pesisir Bengkalis selama beberapa tahun terakhir diketahui rentan terhadap abrasi, naiknya permukaan air laut, serta dampak perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.

Melalui aksi penanaman mangrove, KOPRI menegaskan komitmennya untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir. Mangrove dipilih karena memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami pantai, penahan abrasi, penyerap emisi karbon, serta habitat penting bagi berbagai biota laut.

Ketua KOPRI PC PMII Bengkalis, Cici Amelia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial peringatan harlah, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai pergerakan KOPRI yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“KOPRI hadir tidak hanya sebagai gerakan kaderisasi perempuan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir. Penanaman mangrove ini adalah langkah kecil, namun memiliki dampak besar bagi masa depan ekosistem dan generasi mendatang,” ujar Cici Amelia di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam isu lingkungan hidup, baik sebagai agen perubahan di tengah masyarakat maupun sebagai penggerak kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam. Menurutnya, keterlibatan kader KOPRI dalam aksi lingkungan menjadi bukti bahwa gerakan perempuan PMII tidak terlepas dari isu-isu global seperti krisis iklim dan kerusakan ekosistem.

Kegiatan KOPRI Riau Eco Movement ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Deluk. Warga setempat turut berpartisipasi dalam proses penanaman mangrove dan menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Sinergi antara kader perempuan PMII, pengurus organisasi, dan masyarakat lokal dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga dan merawat lingkungan pesisir secara jangka panjang.

Selain aksi penanaman, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat tentang pentingnya mangrove bagi ekosistem pesisir dan upaya adaptasi terhadap perubahan iklim. Edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk turut menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam.

Melalui KOPRI Riau Eco Movement, KOPRI PMII Riau menegaskan posisinya sebagai organisasi perempuan progresif yang tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas kader, tetapi juga responsif terhadap persoalan lingkungan dan sosial. Kegiatan ini menjadi simbol semangat Harlah KOPRI ke-58, yakni bangkit, peduli, dan bergerak bersama demi lingkungan yang lestari serta masa depan pesisir yang lebih kuat dan berkelanjutan.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow