Kedubes AS di Tel Aviv Terdampak Serangan Rudal Iran, Trump Desak Israel dan Iran Berdamai

Jun 16, 2025 - 23:58
 0  34
Kedubes AS di Tel Aviv Terdampak Serangan Rudal Iran, Trump Desak Israel dan Iran Berdamai
Sejumlah gedung rusak hingga hancur imbas serangan rudal Iran ke Israel pada Senin.

RAHMADNEWS.COM | JAKARTA – Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Kedutaan Besar Amerika Serikat di Tel Aviv, Israel, terkena dampak serangan rudal Iran pada Senin pagi (16/6). Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel pasca-serangan udara yang dilancarkan Israel ke beberapa wilayah di Iran.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, dalam pernyataan resmi melalui akun media sosial X, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. Namun, ia membenarkan bahwa gedung Kedubes mengalami kerusakan ringan.

“Beberapa kerusakan kecil akibat serangan rudal Iran di dekat cabang Kedutaan di Tel Aviv, tetapi tidak ada cedera pada personel AS,” tulis Huckabee.

Sebagai langkah antisipatif, pihak Kedubes AS memutuskan untuk menutup sementara operasional mulai Senin (16/6), tanpa informasi pasti mengenai waktu pembukaan kembali pelayanan kepada warga AS di Israel.

Di sisi lain, dinamika politik tinggi juga melibatkan Amerika Serikat. Seorang pejabat senior pemerintah AS menyebut bahwa Presiden Donald Trump telah meminta Israel untuk menahan diri dari rencana pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Trump, dalam keterangannya kepada wartawan, mengisyaratkan keinginan damai tetapi juga menyatakan:

“Kadang-kadang mereka harus bertarung terlebih dahulu,” ucapnya, menunjukkan kompleksitas relasi kedua negara.

Serangan rudal yang diluncurkan Iran merupakan respons atas gempuran militer Israel pada Jumat (13/6), yang menargetkan beberapa lokasi strategis di Iran dan menewaskan puluhan warga sipil. Pemerintah Iran menyebut aksi balasan ini sebagai “tindakan sah membela kedaulatan dan nyawa rakyatnya dari agresi zionis.”

Kondisi ini memicu kekhawatiran internasional mengenai kemungkinan konflik yang lebih luas di kawasan, termasuk dampaknya terhadap keamanan diplomatik dan ekonomi global. Beberapa negara anggota Dewan Keamanan PBB dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat untuk merespons eskalasi yang terjadi.

Masyarakat internasional kini menanti langkah selanjutnya dari para pemimpin dunia. Akankah jalan diplomasi diambil, atau dunia kembali menyaksikan babak baru konflik bersenjata di Timur Tengah?**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow