Pertamina Seleksi 30 UMKM Terbaik Masuki Tahap Bootcamp & Mentoring Program Pertapreneur Aggregator 2025

Nov 22, 2025 - 14:17
 0  9
Pertamina Seleksi 30 UMKM Terbaik Masuki Tahap Bootcamp & Mentoring Program Pertapreneur Aggregator 2025

RAHMADNEWS. COM | JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui program Pertapreneur Aggregator 2025 resmi menetapkan 30 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbaik untuk melanjutkan ke tahap Bootcamp dan Mentoring. Dari total 100 peserta yang mendaftar, proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis hingga akhirnya mengerucut pada 30 semifinalis setelah melalui sesi Deep Dive Interview yang digelar secara daring pada 19 November 2025.

Tahap Deep Dive Interview ini menjadi elemen penting dalam proses seleksi. Wawancara mendalam tersebut difokuskan untuk mengukur kekuatan bisnis para peserta, memetakan performa penjualan, menilai strategi pengembangan usaha, serta memastikan kesiapan UMKM dalam mengikuti skema kolaborasi agregatif. Penilaian dilakukan berdasarkan tujuh aspek utama:

1. Kesiapan kolaborasi

2. Kepemimpinan

3. Omzet dan keuangan

4. Strategi pengembangan usaha

5. Produk unggulan

6. Target pasar

7. Model bisnis

“Melalui program ini, kami memastikan UMKM yang terpilih memiliki fondasi bisnis yang kuat dan potensi untuk berkembang lebih besar,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, Sabtu, 22 November 2025.

Baron menegaskan bahwa Pertapreneur Aggregator 2025 merupakan implementasi nyata kontribusi Pertamina terhadap agenda pembangunan nasional. Program ini sejalan dengan Asta Cita poin ke-3 Pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM, meningkatkan nilai tambah produk, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami berharap UMKM memiliki akses kolaborasi yang lebih luas dalam rantai pasok nasional maupun global,” tambahnya.

Program Pertapreneur Aggregator sendiri merupakan fase pembinaan lanjutan bagi UMKM yang telah menunjukkan kesiapan berkolaborasi dengan berbagai pelaku usaha. Melalui program ini, para agregator mendapatkan pendampingan langsung dari mentor berpengalaman. Fokus pembinaan mencakup profesionalisasi pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas, serta penguatan dampak ekonomi maupun sosial bagi komunitas sekitar.

“Pertamina terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan UMKM. UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar penting yang membangun daya saing bangsa di tingkat global,” tegas Baron.

Setelah lolos ke tahap 30 besar, para peserta akan mengikuti bootcamp dan mentoring intensif selama satu minggu. Pada tahap puncak final pitching, Pertamina akan memilih 10 UMKM terbaik sebagai pemenang Pertapreneur Aggregator 2025.

Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan skala usaha UMKM Indonesia. Perusahaan energi pelat merah itu terus memfasilitasi peningkatan kapasitas produksi, standarisasi kualitas, serta perluasan akses distribusi agar UMKM mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Selain berfokus pada pemberdayaan ekonomi, Pertamina juga menempatkan program ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap target Net Zero Emission 2060 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh aktivitas korporasi telah diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) yang diterapkan di setiap lini bisnis.

Dengan langkah ini, Pertamina memperkuat posisi sebagai perusahaan yang tidak hanya memimpin transisi energi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow