HUT Bhayangkara ke-79, Polri Didorong Menjadi Institusi yang Amanah dan Humanis

Jun 25, 2025 - 03:07
 0  11
HUT Bhayangkara ke-79, Polri Didorong Menjadi Institusi yang Amanah dan Humanis
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, saat pimpin apel pasukan di Mapolda Riau pada Rabu (25/6/2025). Istimewa

RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah (Polda) Riau beserta polres jajaran menggelar serangkaian kegiatan yang sarat akan makna kebersamaan dan dedikasi pelayanan kepada masyarakat. Dimulai sejak 21 Juni 2025, kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat, bukan sebagai beban.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dalam amanatnya saat memimpin apel pasukan di Mapolda Riau pada Rabu (25/6/2025), menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, "Polri untuk Masyarakat", mencerminkan semangat kolaborasi yang harus dipegang teguh oleh seluruh jajaran.

"Kita benar-benar harus bisa berkolaborasi dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita ada di tengah-tengah mereka. Polri hadir bukan untuk membebani, tapi untuk menyemarakkan dan mendampingi kehidupan masyarakat," tegas Irjen Herry.

Lebih lanjut, Irjen Herry menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh bersifat musiman, melainkan menjadi bagian dari dedikasi harian setiap insan Bhayangkara. Ia mengajak seluruh anggota Polri untuk terus menebarkan kebaikan tidak hanya kepada sesama manusia, namun juga terhadap alam, sebagai bentuk rasa syukur atas kehidupan.

"Tanamkan nilai-nilai positif dalam diri kita. Kita bekerja untuk masyarakat. Polri adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani," ujarnya penuh makna.

Dalam sebuah acara di Rumah Singgah Tuan Kadi, Kecamatan Senapelan, pada Sabtu malam (21/6), Kapolda Riau kembali menyampaikan pesan mendalam terkait makna Hari Bhayangkara. Di hadapan anggota dan tokoh masyarakat, Irjen Herry mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momen ini sebagai titik refleksi diri dalam menjadi polisi yang amanah.

"Makna amanah memiliki nilai filosofis yang tinggi. Menjadi amanah berarti mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur, santun, dan humanis terhadap masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, amanah bukan sekadar kata, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus menjadi napas dalam setiap langkah tugas anggota Polri di Bumi Lancang Kuning ini.

"Kita harus mampu mengubah mindset. Bahwa kita adalah polisi yang diberi amanah tinggi oleh bangsa ini. Amanah itu harus bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara hukum, tapi juga di hadapan nurani dan Tuhan," imbuh Irjen Herry.

Rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-79 di Riau mencakup berbagai bentuk aksi sosial, pelayanan kesehatan gratis, kegiatan keagamaan, hingga program penghijauan lingkungan. Semuanya dirancang untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dengan semangat profesionalisme, dedikasi, dan keikhlasan dalam melayani, Polda Riau ingin memastikan bahwa keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Setiap langkah kita adalah wujud pelayanan. Jadikan amanah itu sebagai bagian dari diri, dan mari kita jaga nama baik institusi ini dengan kerja nyata dan ketulusan hati," tutup Kapolda.

Hari Bhayangkara ke-79 menjadi pengingat bahwa reformasi pelayanan kepolisian harus terus dilanjutkan. Polisi yang amanah, profesional, dan humanis adalah harapan seluruh rakyat Indonesia.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi /EH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow