Pertamina Hadirkan Ruang Kelas Darurat, Semangat Belajar Siswa SMPN 19 Bengkulu Kembali Menguat

Aug 27, 2026 - 20:49
 0  10
Pertamina Hadirkan Ruang Kelas Darurat, Semangat Belajar Siswa SMPN 19 Bengkulu Kembali Menguat

RAHMADNEWS. COM | BENGKULU — Semangat belajar siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu terus dijaga di tengah proses pemulihan sekolah pascakebakaran. Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan kembali diwujudkan Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Pulau Baai dengan menghadirkan ruang kelas darurat bagi para siswa di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu (26/8/2026).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga. Kehadiran fasilitas belajar sementara ini ditujukan untuk membantu sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung selama proses pemulihan dan pembenahan sarana pendidikan pascakebakaran.

Sebelumnya, keterbatasan ruang kelas membuat sebanyak 192 siswa SMPN 19 Kota Bengkulu harus mengikuti pembelajaran dalam dua shift, yakni pagi dan siang. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam menjaga kelancaran proses pendidikan.

Melalui dukungan Pertamina Patra Niaga, kondisi tersebut perlahan dapat diatasi. Perusahaan menyerahkan empat unit tenda yang difungsikan sebagai ruang belajar sementara, 160 unit meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam unit kipas blower sebagai fasilitas penunjang.

Dengan tersedianya sarana tersebut, aktivitas belajar mengajar diharapkan dapat kembali berlangsung lebih normal. Para siswa pun dapat mengikuti pembelajaran dengan kondisi yang lebih nyaman, sementara para guru memiliki ruang yang lebih memadai untuk menjalankan kegiatan pendidikan.

Manager CID Planning, Monev, and Reporting Pertamina Patra Niaga, Edward Manaor Siahaan, mengatakan pendidikan merupakan salah satu aspek yang terus menjadi perhatian perusahaan, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadapi kondisi sulit.

“Melalui program TJSL, kami memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kami bersemangat mengambil bagian dalam proses pemulihan ini. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung proses ini,” ujar Edward.

Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan

VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa kondisi pascakebakaran tidak seharusnya menghambat siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang layak.

Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan membutuhkan waktu dan sinergi banyak pihak. Karena itu, kehadiran ruang belajar sementara diharapkan menjadi salah satu solusi agar aktivitas pendidikan tetap berjalan sembari proses pemulihan sekolah dilakukan.

“Pemulihan pascakebakaran tentu membutuhkan proses dan kolaborasi dari berbagai pihak. Yang terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya. Semoga kehadiran ruang belajar sementara ini dapat membantu para siswa dan guru kembali menjalankan aktivitas pembelajaran dengan nyaman,” ujar Kitty, Kamis (27/8/2026).

Kitty menambahkan, kepedulian Pertamina Patra Niaga kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik. Perusahaan juga berupaya memberikan nilai tambah melalui edukasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima manfaat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih dari sekadar sarana. Edukasi mengenai energi dan keselamatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Siswa Dapat Edukasi Energi dan Keselamatan

Kegiatan penyerahan bantuan juga dikemas dengan rangkaian edukasi bagi para siswa. Pertamina Patra Niaga memberikan pemahaman mengenai energi, termasuk pengenalan produk Pertamina, serta edukasi keselamatan yang disampaikan tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE).

Dalam sesi tersebut, para siswa mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap api serta langkah-langkah dasar menghadapi kondisi kebakaran secara aman. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui praktik sederhana sehingga lebih mudah dipahami oleh para siswa.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya kuis ringan berhadiah. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, sekaligus mendapatkan pengalaman baru mengenai energi dan keselamatan.

Edukasi tersebut dinilai penting karena pengetahuan mengenai keselamatan tidak hanya dibutuhkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkot Bengkulu Apresiasi Kepedulian Pertamina

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Pemerintah Kota Bengkulu, BPBD Kota Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, serta jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Fuel Terminal Pulau Baai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina Patra Niaga terhadap keberlangsungan pendidikan di SMPN 19 Kota Bengkulu.

Menurut Ilham, bantuan berupa ruang belajar dan berbagai perlengkapan pendidikan tersebut memiliki arti penting bagi sekolah yang sedang melakukan pemulihan pascakebakaran.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Fasilitas ini sangat berarti bagi sekolah dan para siswa, terutama agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik selama masa pemulihan,” ujar Ilham.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam menyediakan ruang belajar sementara bagi para siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan Pertamina Patra Niaga. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak. Semoga semangat belajar siswa terus tumbuh dan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman serta meraih prestasi meskipun sekolah masih dalam proses pemulihan,” tutur Lia.

Wujud Kepedulian untuk Generasi Muda

Kehadiran ruang kelas darurat di SMPN 19 Kota Bengkulu tidak sekadar menjadi solusi atas keterbatasan ruang belajar. Bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga hak siswa untuk terus mendapatkan pendidikan di tengah situasi pemulihan sekolah.

Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan sarana pendidikan. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu menjaga motivasi siswa sekaligus memberikan rasa optimisme bahwa proses pendidikan tetap menjadi prioritas.

Melalui program TJSL ini, Pertamina Patra Niaga turut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan sekaligus memberikan edukasi mengenai energi dan keselamatan kepada generasi muda.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Di tengah proses pemulihan pascakebakaran, ruang kelas darurat itu menjadi simbol bahwa keterbatasan fasilitas tidak boleh memadamkan semangat belajar. Dengan dukungan berbagai pihak, para siswa SMPN 19 Kota Bengkulu diharapkan dapat kembali belajar dengan nyaman, menjaga prestasi, dan terus menatap masa depan dengan optimisme.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow