Gubernur Riau Dan Kepala Daerah Se-riau Desak Percepatan Elektrifikasi, Pln Siap Tuntaskan Target 2026

May 9, 2025 - 15:05
May 10, 2025 - 01:45
 0  46
Gubernur Riau Dan Kepala Daerah Se-riau Desak Percepatan Elektrifikasi, Pln Siap Tuntaskan Target 2026
Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PLN pada Selasa, 6 Mei 2025

RAHMADNEWS.COM | JAKARTA - Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PLN pada Selasa, 6 Mei 2025. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan mendorong percepatan elektrifikasi wilayah Riau, khususnya untuk menjangkau dusun-dusun yang masih belum teraliri listrik.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Abdul Wahid menegaskan bahwa ketersediaan listrik bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan fondasi utama bagi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik bukan hanya untuk penerangan. Ini adalah dasar dari pembangunan, pendidikan, dan masa depan generasi muda kita. Kehidupan modern bergantung pada energi listrik yang andal,” ujar Gubri.

Menurutnya, kehadiran seluruh kepala daerah di Riau dalam kunjungan ini mencerminkan satu suara dan tekad bersama untuk mempercepat program elektrifikasi. Ia berharap pada tahun 2026, seluruh dusun di Riau telah teraliri listrik.

 "Kami datang bersama karena kami punya tujuan yang sama. Kami tidak ingin ada satu pun dusun yang masih gelap di tahun 2026. Kami ingin PLN menjadi mitra utama kami dalam misi ini," tegasnya.

Menangapi aspirasi tersebut, Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto menyatakan kesiapan PLN untuk bersinergi dengan seluruh pemerintah daerah di Riau. Ia menekankan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan aspirasi tersebut melalui pembahasan teknis dan komunikasi yang intensif.

 "Kami menyambut baik komitmen Gubernur dan para kepala daerah. Target penyelesaian elektrifikasi dusun pada tahun 2026 akan kami bahas secara mendalam. Kunci keberhasilan terletak pada komunikasi dan eksekusi bersama," ungkap Adi.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Khairullah, turut menyampaikan paparan strategi mengenai kontribusi PLN dalam pembangunan di Riau. Saat ini, PLN telah melayani lebih dari 2,3 juta pelanggan di 10 kabupaten dan 2 kota.

Ia menyebutkan, daya mampu sistem kelistrikan Riau mencapai 1.507 megawatt (MW) dengan beban puncak 1.018 MW, menyediakan cadangan daya sebesar 489 MW. Sementara sistem terisolasi memiliki daya mampu 58 MW dengan beban puncak 53,6 MW.

PLN juga mencatat kontribusi energi baru terbarukan (EBT) sebesar 83 MW, berasal dari PLTA Koto Panjang dan PLTBg Pasadena. Infrastruktur kelistrikan akan terus diperkuat dengan pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 144 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah 123 km, serta 149 unit gardu distribusi baru.

“Pembangunan infrastruktur ini ditargetkan untuk melayani 142.342 calon pelanggan baru. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami dalam mendukung pemerataan listrik, investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Khairullah.

Dalam penutup pertemuan, semua pihak sepakat bahwa sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mewujudkan Riau yang terang dan berdaya saing tinggi. Upaya ini juga sejalan dengan misi PLN dalam mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.**

Editor : Ricky Sambari

(Red/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow