Gubernur Riau Abdul Wahid Ikuti Retret di Akmil Magelang, Tekankan Kedisiplinan dan Silaturahmi Antar Kepala Daerah
RAHMADNEWS.COM | MAGELANG - Gubernur Riau Abdul Wahid bersama ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia memulai retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama delapan hari, hingga 28 Februari 2025.
Sekitar pukul 15.30 hingga 16.00 WIB, para peserta tiba di Wisma Sumbing untuk registrasi. Panitia menyediakan satu kendaraan untuk setiap peserta guna memudahkan transportasi. Setelah registrasi, peserta menerima pengarahan dari Irjen Pol Makhrozi dan Direktur Umum Akmil, di mana mereka dibagi menjadi 15 pleton.
Gubernur Abdul Wahid tampak bersemangat mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) yang diberikan saat registrasi. Pukul 16.00 WIB, seluruh kepala daerah berbaris sesuai pleton masing-masing di depan Wisma Sumbing, dipimpin oleh Danton dari Akmil dan didampingi panitia. Abdul Wahid tergabung dalam Pleton 1A, Kompi 1. Setelah baris-berbaris selesai pada pukul 16.15 WIB, peserta memasuki gerbang utama Akademi Militer menuju Graha Utama dengan iringan drum band Cakra Lokananta.
Abdul Wahid menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam hal kedisiplinan dan penghargaan terhadap waktu. "Ini bagus untuk menempa kedisiplinan. Kita diajarkan menghargai waktu," ujarnya.
Mengenai aktivitas fisik seperti baris-berbaris yang memerlukan kondisi tubuh prima, Abdul Wahid mengaku tidak mengalami kendala. "Alhamdulillah lancar. Kita sudah terbiasa olahraga, jadi lancar-lancar saja," ungkapnya.
Selain penekanan pada kedisiplinan, Abdul Wahid menilai orientasi ini sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman antar kepala daerah. "Ada ratusan kepala daerah berkumpul, masing-masing tentu punya pengalaman berbeda dalam menghadapi persoalan daerah. Kita manfaatkan untuk diskusi," tambah mantan anggota DPR RI tersebut.
Kegiatan retret ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kerja sama antar pemimpin daerah, serta menjadi wadah untuk saling bertukar wawasan demi kemajuan bersama.**
Editor : Ricky Sambari
What's Your Reaction?




