Bengkalis Siap Fasilitasi, PLN Pusat Diminta Wujudkan Janji Listrik Bawah Laut

Jun 5, 2025 - 12:35
 0  23
Bengkalis Siap Fasilitasi, PLN Pusat Diminta Wujudkan Janji Listrik Bawah Laut
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis kembali mendesak pihak PLN Pusat dan Kementerian BUMN untuk segera merealisasikan proyek jaringan listrik bawah laut ke Pulau Bengkalis, yang sudah lama dijanjikan.

RAHMADNEWS. COM | BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis kembali mendesak pihak PLN Pusat dan Kementerian BUMN untuk segera merealisasikan proyek jaringan listrik bawah laut ke Pulau Bengkalis, yang sudah lama dijanjikan. Desakan ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso saat melakukan peninjauan ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Pangkalan Batang, Kamis (5/6/2025).

Wabup Bengkalis hadir bersama sejumlah pejabat daerah, dan disambut oleh Manajer UP III PLN Dumai Manihar Hutajulu dan Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis, Muhammad Ashqolany. Dalam kesempatan tersebut, Bagus secara tegas menyuarakan harapan masyarakat Pulau Bengkalis terhadap peningkatan infrastruktur kelistrikan.

“Hari ini juga, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melayangkan surat resmi kepada Menteri BUMN agar segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik bawah laut ke Pulau Bengkalis. Kami menagih janji pemerintah pusat. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan listrik yang layak dan setara dengan daerah lain di Indonesia,” tegas Bagus.

Ia menambahkan bahwa saat ini Pulau Bengkalis masih mengandalkan pembangkit listrik tenaga diesel, yang menurut pernyataan PLN pusat sendiri sudah termasuk teknologi usang. Untuk itu, Pemkab Bengkalis mendesak agar proses modernisasi sistem kelistrikan dipercepat.

“Kami tidak ingin Negeri Junjungan ini terus menggunakan sistem listrik kuno. Bahkan kami sudah membangun gardu di Sungai Pakning sebagai bentuk kesiapan daerah dalam menyambut jaringan listrik bawah laut. Tinggal menunggu realisasi dari PLN pusat,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer UP III Dumai, Manihar Hutajulu, mengungkapkan bahwa saat ini PLN sedang melakukan perawatan preventif terhadap mesin-mesin di PLTD Pangkalan Batang untuk menjaga kestabilan suplai listrik. Ia juga menyampaikan bahwa dua unit mesin tambahan telah dikirim dari Medan dan sedang dalam perjalanan ke Pulau Bengkalis.

“Kami sedang berupaya keras untuk menormalkan kondisi kelistrikan di Pulau Bengkalis. Jika tidak ada hambatan, penyaluran listrik akan kembali stabil pada 16 Juni 2025,” ujar Manihar.

Ia juga memohon maaf atas gangguan yang selama ini dirasakan masyarakat, seraya menjelaskan bahwa PLN terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Mengenai permintaan dispensasi oleh Pemkab Bengkalis, Manihar menyatakan bahwa kebijakan tersebut memang ada dalam regulasi PLN.

“Dispensasi akan diberikan apabila dalam satu bulan terjadi pemadaman listrik lebih dari tujuh kali, dengan durasi minimal tujuh jam per kejadian. Ini akan kami evaluasi sesuai peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Wabup Bagus juga mengimbau agar hubungan kerja sama antara Pemkab Bengkalis dan PLN terus diperkuat, agar masyarakat tidak dirugikan akibat pelayanan listrik yang belum optimal.

“Kami ingin pelayanan PLN di Bengkalis bisa maksimal. Kami juga membuka ruang diskusi jika ada hal-hal teknis yang memerlukan dukungan dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Peninjauan lapangan ini turut dihadiri oleh Camat Bengkalis, Kepala Desa Pangkalan Batang, Ketua BPD Desa Pangkalan Batang, serta sejumlah pejabat dan perangkat daerah lainnya.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow