UAS Doakan Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK: Semua Sudah Taqdir Allah

Nov 4, 2025 - 12:12
 0  19
UAS Doakan Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK: Semua Sudah Taqdir Allah

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Ulama kharismatik asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS), menyampaikan dukungan moral dan doa untuk Gubernur Riau Abdul Wahid, yang saat ini tengah menghadapi kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (3/11/2025).

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @ustadzabdulsomad_official, pada Selasa (4/11/2025), UAS menulis kisah panjang perjalanan hidup Abdul Wahid yang disebutnya penuh perjuangan sejak muda. Ia menggambarkan sosok sahabatnya itu sebagai pribadi sederhana, pekerja keras, dan memiliki tekad kuat untuk membangun daerah.

“Anak yatim. Di Simbar. Kampung di Indragiri Hilir. Dikirim ibunya mondok ke Canduang. Lanjut kuliah di Fakultas Tarbiyah, UIN Suska Riau. Jadi kuli bangunan untuk biaya kuliah. Numpang di kantor PKB. Punya duit, kenal dengan anak gadis, baru kenal dua bulan, dia pinang sendiri, nikah,” tulis UAS.

UAS menuturkan bahwa perjalanan politik Abdul Wahid tidaklah instan. Dari menjadi anggota DPRD Kabupaten, kemudian DPRD Provinsi, hingga akhirnya menjadi anggota DPR RI, semua ia jalani dengan kerja keras dan pengabdian.

“2019 kami keliling Indragiri Hilir. Malang melintang di Jakarta. 2024 ingin pulang ke Riau. ‘Ada usaha, hidup sudah nyaman. Untuk apa jadi Gubernur?’ ku tanya. ‘Saya mau bangun Riau. Masih banyak orang susah, Ustaz,’ jawabnya,” ungkap UAS dalam tulisannya.

Menurut UAS, sebelum Abdul Wahid memutuskan maju dalam Pilkada Riau 2024, dirinya sempat memberikan 16 poin kesepakatan moral, di antaranya pembangunan Islamic Centre, pemberian beasiswa untuk anak berprestasi, serta insentif bagi guru mengaji dan penyelenggara jenazah.

“Agustus 2024 kami keliling dari ujung Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir. Saya bilang, bersih, jangan main duit. Akhirnya Abdul Wahid mendapat amanah sebagai Gubernur Riau,” tulisnya lagi.

Menutup unggahannya, UAS menyampaikan doa agar sahabatnya itu diberi kekuatan dalam menghadapi ujian besar ini.

“Laut politik dengan angin kencang, karang tajam, dipukul ombak dihempas gelombang. Sebagai sahabat, saya support dan mendoakan. Semua orang berkumpul untuk memudaratkanmu, tidak akan mampu, kecuali memang sudah takdir Allah. Pena takdir sudah terangkat, kertas takdir sudah kering,” tulis UAS mengutip hadis riwayat At-Tirmidzi.

Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari masyarakat. Sebagian warganet menyampaikan rasa haru dan dukungan moral, sementara yang lain mengingatkan pentingnya menjunjung asas keadilan dan menunggu proses hukum yang tengah berjalan.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow