Razia Gabungan 320 Personel di Rutan Pekanbaru, Respons Cepat Atas Video Viral

Apr 18, 2025 - 08:50
 0  56
Razia Gabungan 320 Personel di Rutan Pekanbaru, Respons Cepat Atas Video Viral
Dengan mengenakan perlengkapan lengkap, personel gabungan menyisir setiap sel secara menyeluruh dan sistematis. Fokus utama razia adalah pemberantasan peredaran narkoba serta penyitaan barang-barang terlarang seperti senjata tajam, alat komunikasi ilegal, dan zat-zat terlarang lainnya

RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU - Suasana malam di Rutan Kelas I Pekanbaru mendadak tegang namun terkontrol pada Kamis, 17 April 2025. Sebanyak 320 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Rutan Kelas I Pekanbaru, Polresta Pekanbaru, Brimob, sejumlah lapas/rutan se-Pekanbaru, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, dikerahkan dalam sebuah razia serentak yang menyisir seluruh blok hunian narapidana.

Kegiatan ini merupakan respons langsung atas beredarnya video viral yang memicu keresahan publik terkait dugaan pelanggaran keamanan di dalam rutan. Razia dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lilik Sujandi, dengan pengawasan ketat dari Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, serta Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol David Richardo. Ketiganya turut terlibat sejak tahap persiapan hingga pengecekan hasil akhir razia, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons isu yang berkembang di masyarakat.

Dengan mengenakan perlengkapan lengkap, personel gabungan menyisir setiap sel secara menyeluruh dan sistematis. Fokus utama razia adalah pemberantasan peredaran narkoba serta penyitaan barang-barang terlarang seperti senjata tajam, alat komunikasi ilegal, dan zat-zat terlarang lainnya. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari akselerasi program Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan bebas dari praktik-praktik menyimpang.

Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan bahwa razia bukan hanya bersifat insidental. “Ini adalah bagian dari upaya penguatan pengawasan internal yang sudah menjadi agenda rutin. Hanya saja intensitasnya kita tingkatkan menyusul munculnya video viral kemarin. Kami ingin memastikan bahwa keamanan dan ketertiban di dalam rutan benar-benar terjaga,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan kepolisian dan berharap kerja sama ini terus berlanjut.

Hal senada disampaikan oleh Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol David Richardo. Menurutnya, kepolisian memiliki tanggung jawab moral dan operasional untuk menjaga stabilitas keamanan tidak hanya di ruang publik, tapi juga di balik jeruji besi. “Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini. Sinergi antar lembaga penegak hukum harus terus diperkuat agar tidak ada celah bagi oknum-oknum yang ingin merusak sistem,” ujarnya.

Kegiatan razia yang berlangsung hingga tengah malam itu berlangsung lancar dan tertib. Sejumlah barang terlarang berhasil diamankan dan kini dalam proses pendataan serta penelusuran lebih lanjut. Pemeriksaan internal terhadap pegawai rutan juga akan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.

Kegiatan ini menjadi pengingat kuat bahwa dalam menjaga sistem pemasyarakatan yang sehat, transparan, dan berintegritas, dibutuhkan komitmen bersama dari berbagai elemen penegak hukum. Di tengah sorotan publik yang semakin tajam, razia ini menjadi simbol dari upaya bersih-bersih yang tidak hanya menjawab keresahan, tetapi juga membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Red/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow