Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Bersamaan di Dalam Rumah, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Kekerasan

Jan 25, 2026 - 21:50
 0  22
Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Bersamaan di Dalam Rumah, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Kekerasan

RAHMADNEWS. COM | BANTUL — Warga Dusun Cangkring, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikejutkan dengan penemuan dua orang meninggal dunia di dalam satu rumah pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak kandung.

Korban berinisial S (71) dan I (42) pertama kali ditemukan oleh salah seorang anggota keluarga sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa petugas kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Benar, telah ditemukan dua orang meninggal dunia di dalam satu rumah di wilayah Jetis, Bantul. Kejadian diketahui pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 01.30 WIB,” ujar Rita, Minggu (25/1/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, rumah tersebut diketahui dihuni oleh empat orang. Pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, salah seorang kerabat sempat menjenguk kedua korban. Saat itu, kondisi korban masih terlihat normal dan sempat berbincang dengan saksi.

Namun, keesokan harinya, kedua korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah dengan kondisi tidak bernyawa.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Bantul bersama petugas medis dari Puskesmas Jetis II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

“Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan. Diduga kuat kedua korban meninggal dunia karena faktor kesehatan,” jelas Rita.

Lebih lanjut dijelaskan, korban S (71) diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Di dalam rumah, petugas menemukan berbagai jenis obat-obatan, di antaranya obat jantung, hipertensi, dan diabetes.

Sementara itu, korban I (42) diduga memiliki riwayat penyakit turunan dari orang tuanya. Di sekitar tempat tidur korban, petugas menemukan minyak angin serta botol yang diduga digunakan untuk mengompres tubuh.

“Temuan obat-obatan dan keterangan keluarga menguatkan dugaan bahwa penyebab meninggal dunia adalah faktor medis, bukan tindak pidana,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian menyerahkan kedua jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban menerima kejadian tersebut dan tidak mengajukan permintaan autopsi.

Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan atau pihak berwenang apabila terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit serius, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow