Distribusi Berangsur Normal, 25 Mobil Tangki Tambahan Dikerahkan Demi Jaga Kebutuhan Energi Masyarakat Sumatera Barat

Jul 19, 2026 - 19:42
 0  8
Distribusi Berangsur Normal, 25 Mobil Tangki Tambahan Dikerahkan Demi Jaga Kebutuhan Energi Masyarakat Sumatera Barat

RAHMADNEWS. COM | JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Barat kembali berangsur normal setelah kondisi jalur distribusi di sejumlah ruas utama mulai membaik. Normalisasi akses transportasi membuat mobil tangki dapat kembali menjangkau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan waktu tempuh yang semakin mendekati kondisi normal sehingga pasokan energi masyarakat dapat terus terjaga.

Sebelumnya, distribusi BBM sempat menghadapi berbagai tantangan akibat perbaikan infrastruktur jalan, penyempitan ruas, hingga material longsor di beberapa titik strategis. Kondisi tersebut menyebabkan proses pengiriman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan situasi normal. Meski demikian, Pertamina tetap mengoperasikan seluruh jaringan distribusi secara maksimal agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi melalui optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki.

"Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Kini, seiring membaiknya kondisi jalur distribusi di sejumlah titik, proses penyaluran BBM juga semakin lancar. Pertamina tetap mengoperasikan seluruh sarana distribusi secara maksimal agar pasokan di seluruh wilayah Sumatera Barat tetap terjaga," ujar Fahrougi, Minggu (19/7/2026).

Sebagai bagian dari percepatan normalisasi distribusi, Pertamina mengerahkan sebanyak 25 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengiriman BBM ke berbagai daerah di Sumatera Barat yang sebelumnya terdampak perlambatan distribusi.

Selain menambah armada distribusi, Pertamina juga mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Teluk Kabung yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Fasilitas tersebut berperan penting dalam memastikan proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran BBM berjalan lancar sehingga kebutuhan pasokan di SPBU dapat terus dipenuhi.

Upaya percepatan distribusi juga diperkuat melalui sinergi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dukungan berupa pengawalan mobil tangki pada jalur prioritas menjadi salah satu faktor yang mempercepat proses distribusi menuju berbagai wilayah.

Di sisi lain, Pertamina terus melakukan pengaturan pola distribusi, pemantauan stok di seluruh Fuel Terminal dan SPBU, serta penyesuaian jadwal pengiriman agar proses distribusi tetap efektif selama masa pemulihan.

Membaiknya akses menuju kawasan Bungus, jalur Sitinjau Lauik, hingga Lembah Anai turut memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi. Waktu tempuh mobil tangki yang sebelumnya mengalami keterlambatan kini kembali mendekati kondisi normal sehingga penyaluran BBM menjadi lebih stabil di berbagai daerah.

Fahrougi menilai keberhasilan menjaga kelancaran distribusi tidak lepas dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran pasokan energi bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi bersama Pertamina. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan BBM kepada masyarakat dapat kembali berjalan stabil," katanya.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan akan terus memantau kondisi stok dan distribusi BBM di seluruh wilayah Sumatera Barat. Koordinasi lintas sektor juga akan terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai potensi hambatan sehingga penyaluran energi kepada masyarakat tetap berlangsung optimal.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Dengan distribusi yang kini kembali stabil serta dukungan berbagai pihak, perusahaan optimistis pasokan energi di Sumatera Barat akan terus terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun aktivitas perekonomian di daerah tersebut.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow