Walikota Pekanbaru Resmi Putus Kontrak dengan PT Ella Pratama Perkasa

Jun 8, 2025 - 03:24
 0  36
Walikota Pekanbaru Resmi Putus Kontrak dengan PT Ella Pratama Perkasa
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru secara resmi memutus kontrak kerja sama dengan PT Ella Pratama Perkasa, perusahaan pihak ketiga yang selama ini menangani pengangkutan sampah di Kota Bertuah. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho pada Minggu (8/6/2025), menyusul kelalaian fatal dari perusahaan yang dinilai abai terhadap tanggung jawabnya.

Dalam pernyataan resminya, Walikota Agung mengungkapkan bahwa perusahaan telah diberi peringatan sebanyak tiga kali terkait tunggakan pembayaran upah pekerja dan sewa armada truk pengangkut, namun tidak ada tindak lanjut konkret.

“Kontrak dengan pihak ketiga pengelola sampah resmi kami putuskan. Sudah tiga kali diberi peringatan, tapi tidak ada tindakan. Para pekerja pun akhirnya mengadu ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK),” tegas Agung.

Kelalaian dari PT Ella Pratama Perkasa berdampak serius terhadap kondisi kebersihan kota. Sejumlah titik di Pekanbaru mengalami penumpukan sampah karena mogok kerja dari para pekerja lapangan yang tidak menerima upah.

Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa aktivitas pengangkutan sampah sempat terhenti total akibat perusahaan tidak memenuhi kewajibannya.

“Para pekerja mogok karena tidak dibayar. Bahkan sewa armada truk pun tidak dilunasi oleh pihak ketiga. Ini tidak seharusnya terjadi dalam pelayanan publik,” ujar Reza.

Menghadapi kondisi darurat tersebut, Walikota Agung langsung menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut terlibat dalam upaya pengangkutan sampah. Langkah cepat ini mulai dijalankan sejak Sabtu malam (7/6).

“Saya instruksikan semua OPD untuk ikut terlibat langsung. Alhamdulillah, sejak semalam mereka sudah mulai bergerak di lapangan,” ucap Agung.

Tak hanya itu, kader-kader Partai Demokrat juga dikerahkan untuk turun ke jalan membantu membersihkan sampah. Menurut Agung, hal ini dilakukan demi menjaga kebersihan kota dan citra positif Pekanbaru di mata publik.

“Dari pagi hingga malam mereka ikut bantu bersihkan kota. Ini demi menjaga wajah Pekanbaru dan nama baik kita bersama,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kontrak kerja sama antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan PT Ella Pratama Perkasa sebenarnya baru akan berakhir pada akhir Juni 2025. Namun, karena persoalan yang dianggap tidak bisa ditolerir, pemutusan kontrak dilakukan lebih awal.

Walikota Agung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Pemerintah Kota Pekanbaru kini tengah menyiapkan sistem baru dalam pengelolaan sampah yang lebih profesional dan terintegrasi.

“Kami tidak akan membiarkan kondisi ini berlarut. Saat ini, sistem pengelolaan sampah akan dibenahi menyeluruh. Salah satunya dengan menyiapkan Lembaga Pemungutan Sampah (LPS) untuk menangani aspek teknis dan manajemen,” terang Agung.

Pemerintah Kota Pekanbaru berencana mengalihkan sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah kepada Lembaga Pemungutan Sampah (LPS) yang nantinya akan bertugas secara langsung dalam operasional lapangan, termasuk pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir.

“Pekanbaru harus tetap bersih dan layak huni. Sistem yang tidak sehat harus dihentikan dan diganti dengan yang lebih baik,” tutup Agung.

DLHK memastikan seluruh armada dan personel yang dimiliki akan dimobilisasi secara maksimal hingga sistem baru berjalan penuh. “Kami pastikan sampah tetap terangkut meskipun dalam kondisi darurat. Ini adalah pelayanan dasar yang tidak boleh terhenti,” kata Reza Aulia Putra.

Dengan pemutusan kontrak ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap sistem pengelolaan sampah di masa depan bisa lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan, demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warga kota.

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow