Puluhan Pelaku Penyerangan Mapolda DIY Diamankan, Beberapa Masih Pelajar dan Positif Narkoba

Aug 31, 2025 - 12:28
 0  28
Puluhan Pelaku Penyerangan Mapolda DIY Diamankan, Beberapa Masih Pelajar dan Positif Narkoba

RAHMADNEWS.COM | YOGYAKARTA – Puluhan orang yang terlibat dalam aksi penyerangan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) DIY sejak Sabtu malam (30/8) hingga Minggu pagi (31/8/2025) berhasil diamankan aparat kepolisian.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengungkapkan bahwa dari para pelaku yang diamankan, sebagian di antaranya masih di bawah umur dan berstatus pelajar tingkat SMP serta SMA/SMK.

“Puluhan pelaku penyerangan berhasil diamankan, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak yang masih berstatus pelajar. Beberapa di antaranya juga positif menggunakan narkoba. Barang bukti yang disita antara lain satu senjata tajam dan dua bom molotov,” ujar Ihsan dalam keterangan tertulis, Minggu (31/8/2025).

Akibat aksi tersebut, enam orang menjadi korban luka-luka, terdiri dari lima orang dari kelompok perusuh dan satu personel pengamanan yang saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.

Polda DIY menyesalkan keterlibatan anak-anak dalam aksi anarkis ini dan mengimbau agar orang tua serta pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan.

“Ini sangat disayangkan. Kami mengajak orang tua dan sekolah untuk memperhatikan anak-anak agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang merugikan,” tegas Ihsan.

Selain itu, apresiasi disampaikan kepada masyarakat serta kelompok jaga warga di sekitar Mapolda DIY yang aktif membantu menjaga lingkungan dari potensi dampak kerusuhan.

“Warga sekitar juga resah, sehingga sejak Sabtu malam mereka ikut berjaga demi mencegah meluasnya gangguan keamanan,” tambahnya.

Kronologi Penyerangan

Menurut Ihsan, aksi bermula pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 21.40 WIB ketika sekitar 50 orang tak dikenal mendatangi Mapolda DIY. Mereka berteriak-teriak, melempari petugas dengan batu, petasan, serta bom molotov, dan bahkan mencoba menarik kawat duri yang dipasang sebagai pagar pengaman.

Sekitar pukul 22.10 WIB, warga dari sisi timur Mapolda merasa terganggu dan ikut terlibat hingga terjadi saling lempar batu antara kedua kelompok di depan Mapolda DIY.

Jumlah massa terus bertambah hingga pukul 22.30 WIB, dengan kekuatan tidak seimbang: kelompok jaga warga sekitar 200 orang berhadapan dengan sekitar 500 orang perusuh.

Situasi semakin memanas hingga Minggu dini hari (31/8) pukul 01.30–06.00 WIB, ketika kelompok perusuh terus melancarkan serangan menggunakan batu, petasan, molotov, hingga senjata tajam.

Akhirnya, sekitar pukul 06.00 WIB, massa berhasil dibubarkan oleh personel gabungan TNI–Polri. Aksi tersebut dinilai sangat meresahkan karena sempat menutup jalan utama Ringroad Utara dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Polda DIY berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Kami mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan tertib, serta masyarakat mewaspadai provokasi yang justru merugikan perjuangan demokrasi,” pungkas Ihsan.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow