Parit Belanda Direvitalisasi, Pekanbaru Bergerak Lawan Banjir
RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, khususnya di kawasan Rumbai. Pada Kamis (29/5/2025), Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres proyek revitalisasi Parit Belanda yang saat ini sedang berjalan.
Proyek yang membentang sepanjang 12 kilometer ini menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menanggulangi banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Sri Meranti dan Umban Sari. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, proyek ini menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait lahan milik warga yang menjadi jalur pembangunan.
Dalam kunjungannya, Agung Nugroho menekankan pentingnya pendekatan humanis dan dialogis kepada masyarakat yang lahannya terdampak proyek. Ia menyebut, progres pembangunan saat ini baru mencapai sekitar tiga kilometer karena sebagian besar jalur parit melintasi wilayah permukiman dan lahan pribadi.
“Beberapa titik pembangunan memang melewati lahan masyarakat. Kita sedang lakukan pendekatan dan negosiasi agar pelaksanaan proyek tidak terhambat,” ujar Agung kepada awak media usai melakukan peninjauan.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa peran serta dan dukungan masyarakat sangat krusial dalam menyukseskan proyek yang telah lama dinanti-nanti ini. Ia memastikan bahwa proses negosiasi akan dilakukan secara adil dan transparan, dengan memperhatikan hak-hak pemilik lahan.
“Kami akan duduk bersama warga untuk mencari solusi terbaik. Ini proyek untuk kepentingan bersama, terutama untuk mengatasi banjir yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Pemerintah tidak akan bertindak sewenang-wenang. Semua dilakukan berdasarkan musyawarah dan mufakat,” tegasnya.
Revitalisasi Parit Belanda ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total anggaran mencapai Rp80 miliar. Dana tersebut berhasil diperoleh setelah Pemerintah Kota Pekanbaru mengusulkan penanganan banjir kawasan Rumbai kepada pemerintah pusat.
Agung juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu proses percepatan realisasi proyek ini, mulai dari pemerintah pusat, kontraktor pelaksana, hingga tokoh masyarakat yang aktif memberikan sosialisasi kepada warga sekitar.
“Ini bukan hanya pekerjaan fisik semata, tapi menyangkut masa depan wilayah Rumbai yang lebih aman dan nyaman dari ancaman banjir. Kita ingin mewariskan kota yang lebih baik kepada generasi selanjutnya,” kata Agung menutup pernyataannya.
Hingga saat ini, pihak kontraktor bersama Dinas PUPR Kota Pekanbaru terus melakukan percepatan pekerjaan di lapangan. Pemerintah berharap seluruh tahapan proyek bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Pekanbaru, khususnya yang berada di daerah rawan banjir.**
Editor : Ricky Sambari
(Redaksi/RH)
What's Your Reaction?




