Ninik Mamak Kenegerian Umbio Desak Kelanjutan Jembatan Pasar Rumbio yang Mangkrak 7 Tahun, Bentuk Tim Percepatan

Mar 29, 2026 - 22:22
 0  62
Ninik Mamak Kenegerian Umbio Desak Kelanjutan Jembatan Pasar Rumbio yang Mangkrak 7 Tahun, Bentuk Tim Percepatan

RAHMADNEWS. COM | KAMPAR — Ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio mendesak pemerintah agar melanjutkan pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terbengkalai selama tujuh tahun terakhir. Desakan itu mengemuka dalam musyawarah bersempena Halal bi Halal 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Jamik Kenegerian Umbio, Minggu (29/3/2026).

Musyawarah dipandu Bustami HY, mantan Sekretaris Daerah Bengkalis. Ia menegaskan bahwa terhentinya proyek sejak pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi alasan pembiaran berlarut-larut.

“Sejak wabah Covid-19 melanda, pembangunan jembatan ini terhenti. Karena itu kita harus bergerak bersama dan menyamakan persepsi agar pembangunan Jembatan Pasar Rumbio kembali dilanjutkan pemerintah,” tegas Bustami.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting Kenegerian Umbio, antara lain Prof. Munzir Hitami, Prof. Masadi, Dr. Nurhamin, Datuk Kampar Dr (HC) H. Munasir, Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri, Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi, Datuok Godang Kenegerian Umbio Edi Susanto bersama para datuok persukuan, Camat Kampar, Camat Rumbio Jaya, 12 kepala desa, serta puluhan tokoh masyarakat lainnya.

Salah satu keputusan penting musyawarah adalah pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terdiri dari 13 orang dari berbagai unsur dan latar keilmuan. Datuk Kampar Dr (HC) H. Munasir dipercaya sebagai ketua tim.

“Jembatan ini sangat penting untuk menghubungkan 12 desa di Kenegerian Umbio. Kita akan bergerak cepat, dimulai dengan menggalang dukungan warga dan beraudiensi dengan Bupati Kampar, Gubernur Riau, hingga ke Kementerian PUPR,” ujar Munasir.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi mobilitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam forum, sejumlah peserta menyuarakan kekecewaan atas ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Kenegerian Umbio dan kenegerian lainnya di Kabupaten Kampar.

Jayusman, mantan Kabid Dispora Riau, yang hadir bersama A. Saat, mantan Kabid di Dinas PUPR Riau, menilai kondisi ini telah lama dirasakan masyarakat.

“Kita merasakan ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Kenegerian Umbio dengan kenegerian lainnya. Inilah yang membuat anak kemenakan merasa miris, kenapa daerah kita seperti kurang mendapat perhatian,” ungkapnya.

Usai musyawarah, ninik mamak dan tokoh masyarakat langsung meninjau kondisi tiang pancang penyangga jembatan yang hingga kini berdiri tanpa kelanjutan pekerjaan. Kondisi tersebut menjadi pengingat nyata bahwa proyek yang diharapkan masyarakat selama bertahun-tahun masih terhenti di tengah jalan.

Masyarakat berharap, dengan terbentuknya tim percepatan dan solidnya dukungan ninik mamak, tokoh adat, akademisi, hingga legislatif, pemerintah dapat segera merespons aspirasi tersebut dan mengaktifkan kembali pembangunan Jembatan Pasar Rumbio demi kepentingan 12 desa di Kenegerian Umbio.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow