Emas 52 Gram Raib dari Lemari Dapur, Lansia di Pakualaman Lapor Polisi

Mar 30, 2026 - 20:53
 0  6
Emas 52 Gram Raib dari Lemari Dapur, Lansia di Pakualaman Lapor Polisi

RAHMADNEWS. COM | YOGYAKARTA — Seorang perempuan lanjut usia warga Pakualaman, Kota Yogyakarta, melaporkan dugaan pencurian perhiasan emas miliknya ke SPKT Polresta Yogyakarta setelah mendapati simpanannya raib dari dalam lemari dapur. Total emas yang hilang dilaporkan mencapai 52 gram, dengan taksiran kerugian ratusan juta rupiah.

Laporan tersebut telah diterima dan kini ditangani oleh jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta. Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian yang menimpa korban.

Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, mengatakan korban berinisial B (66), warga Jagalan Beji, Kalurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta.

“Betul ada dugaan pencurian. Korban secara resmi telah melapor ke Polresta Yogyakarta guna penanganan lebih lanjut,” ujar Anton, Senin (30/3/2026).

Disimpan di Lemari Dapur Sejak Sebelum Puasa

Anton menjelaskan, emas yang hilang terdiri dari tiga gelang dengan berat total 37 gram dan tiga cincin seberat 15 gram. Perhiasan tersebut, menurut keterangan korban, disimpan di dalam lemari yang berada di dapur rumahnya sejak sebelum memasuki bulan puasa.

Namun pada 18 Maret 2026, korban bermaksud mengecek kembali simpanan tersebut. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seluruh perhiasan emas berlian miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

“Pada 18 Maret korban mengecek emas berlian tersebut di almari dapur. Namun emas milik korban sudah tidak ada semuanya,” jelas Anton.

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi

Menyikapi laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lingkungan rumah korban. Penyelidikan awal difokuskan untuk menelusuri kemungkinan akses pelaku ke dalam rumah serta waktu pasti kejadian.

Anton menegaskan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh Satreskrim. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan pengamanan barang berharga di rumah masing-masing.

“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Kami sudah mendatangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi. Mohon doa agar pelaku segera terungkap,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga, terutama di area rumah yang dinilai mudah diakses. Polisi pun mengingatkan pentingnya penggunaan tempat penyimpanan yang lebih aman serta membatasi informasi mengenai kepemilikan barang berharga kepada orang lain.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow