Warga Desa Bangun Sari dan Mentulik Galang Donasi Perbaiki Jalan Rusak
RAHMADNEWS. COM | KAMPAR – Setiap musim hujan, warga Desa Bangun Sari dan Mentulik di Kabupaten Kampar harus menghadapi kenyataan pahit akibat kondisi jalan utama yang menghubungkan kedua desa tersebut. Jalan sepanjang 4 km ini masih berupa tanah, membuatnya licin dan berlumpur, yang seringkali menyebabkan kecelakaan tunggal.
Ironisnya, meskipun Kabupaten Kampar baru saja merayakan hari jadinya yang ke-75, warga Bangun Sari dan Mentulik masih harus berjuang sendiri untuk memperbaiki akses jalan mereka. Hingga saat ini, belum ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperbaiki jalan tersebut atau mengajukan bantuan ke tingkat provinsi maupun pusat.
Warga Bangkit, Galang Donasi untuk Perbaikan Jalan
Melihat kondisi yang semakin memburuk, Pemerintah Desa Bangun Sari bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berinisiatif menggalang donasi untuk menimbun jalan yang rusak. Masyarakat pun saling bahu-membahu memberikan bantuan dalam bentuk material timbunan tanah timex agar jalan lebih layak digunakan, terutama saat musim kemarau.
Salah satu aparatur desa menyampaikan bahwa donasi ini menunjukkan kepedulian masyarakat sekitar serta pengguna jalan yang turut berpartisipasi. "Alhamdulillah, banyak yang berdonasi dan peduli terhadap jalan Bangun Sari – Mentulik," ungkapnya.
Daftar Donatur yang Berkontribusi dalam Penimbunan Jalan
1. Ibardi – 2 Dump
2. Trisni – 1 Dump
3. Syamsurizal – 1 Dump
4. Alm & Almh – 1 Dump
5. Hasil Jual Buah – 1 Dump
6. Boru dan Herbin – 1 Dump
7. Sikun – 1 Dump
8. Amri – 1 Dump
9. Rio – 1 Dump
10. Ari Prayoga – 1 Dump
11. Pak Heri – 2 Dump
12. Ibu Kaban – 2 Dump
13. Tarmizi Muning – 1 Dump
14. Fitri Gas – 1 Dump
15. Suradi, H. Denis, dan Tarimo – 1 Dump
16. Rusli dan Jumadi UL – 1 Dump
17. Pii Wiyadi dan Ibu Toha – 1 Dump
18. Ria dan Harepa – 1 Dump
19. Pak Meliadi – 1 Dump
20. Ujang Purba – 1 Dump
21. Sitorus – 1 Dump
22. Jhon Sahari – 1 Dump
23. Seno & Gulung – 1 Dump
24. Ari Warung dan Darisman – 1 Dump
25. Bos Yetno – 1 Dump
Harapan Besar kepada Pemerintah Kabupaten Kampar
Meski warga telah berusaha memperbaiki jalan dengan swadaya, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara. Timbunan tanah timex yang digunakan tidak akan bertahan lama saat musim hujan datang. Ketika hujan deras mengguyur, jalan kembali berlumpur dan sulit dilalui.
Seorang warga mengungkapkan keprihatinannya, "Kami mengadakan donasi untuk memperbaiki jalan, tapi timbunan ini hanya bertahan sementara. Saat musim hujan tiba, jalan kembali hancur dan menjadi kubangan."
Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Kampar tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Sebagai satu-satunya akses menuju Desa Bangun Sari, perbaikan jalan ini sangat mendesak. Warga pun berharap agar di momentum perayaan hari jadi Kabupaten Kampar ke-75, pemerintah melalui bupati terpilih dapat merealisasikan pembangunan jalan yang layak dan permanen.
"Semoga di usia Kampar yang ke-75 ini, pemerintah bisa memberikan kado terbaik bagi kami: jalan yang layak dan aman untuk dilalui," harap seorang warga.
Editor: Rahmat Handayani
What's Your Reaction?




