Pertamina Patra Niaga Siap Pasarkan Sustainable Aviation Fuel

Aug 12, 2025 - 14:27
 0  19
Pertamina Patra Niaga Siap Pasarkan Sustainable Aviation Fuel

RAHMADNEWS.COM | CILACAP - Dalam momentum Lifting Perdana Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Kilang Pertamina Cilacap, Selasa (12/8), PT Pertamina Patra Niaga menegaskan kesiapannya memasarkan dan menyalurkan SAF sebagai solusi bahan bakar rendah emisi untuk sektor penerbangan nasional. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Indonesia terhadap transisi energi.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, mengungkapkan bahwa minyak jelantah yang dahulu dianggap limbah kini berhasil diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

“Ini karya luar biasa anak bangsa yang membuktikan kita mampu membuat terobosan besar dan menjadi pelopor di Asia Tenggara,” ujar Iriawan.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menegaskan bahwa produksi SAF dalam negeri merupakan langkah strategis untuk mendukung target dekarbonisasi global serta komitmen nasional menuju Net Zero Emission 2060.

“Teknologi Pertamina memiliki persentase minyak nabati dan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) tertinggi di dunia dibandingkan teknologi serupa,” ungkapnya.

Oki menjelaskan bahwa keberhasilan ini melibatkan ekosistem luas, mulai dari pengumpulan UCO oleh Pertamina Patra Niaga, pengolahan di Kilang Pertamina Internasional, distribusi oleh Pertamina Patra Niaga, hingga pemanfaatan oleh maskapai nasional seperti Pelita Air Service. Ke depan, pemanfaatan akan diperluas ke seluruh ekosistem aviasi Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sebagai garda terdepan siap memasarkan dan menyalurkan SAF.

Ia menambahkan, SAF telah mengantongi sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk skema Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) serta Renewable Energy Directive–European Union (RED-EU).

“Dari sisi pasar, penetrasi sudah siap dengan penggunaan awal oleh Pelita Air. Dari sisi produksi, ketersediaan produk telah disiapkan oleh Kilang Pertamina Internasional,” jelasnya.

Mars Ega menegaskan komitmen menjalankan program ini dengan konsep Triple Bottom Line: People, Planet, Profit. Bahan baku utama SAF, yaitu UCO, berasal dari masyarakat.

“Kami akan mengajak masyarakat berkontribusi mengumpulkan UCO untuk diolah menjadi SAF, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.

Ia menilai penggunaan SAF adalah strategi penting untuk mencapai target Net Zero Emission 2060 sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan energi, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan memajukan ekonomi hijau.

Pertamina Patra Niaga, lanjutnya, akan terus berkolaborasi dengan Pertamina Group untuk memperluas keterlibatan aktif masyarakat dalam ekosistem SAF di seluruh Indonesia. Langkah ini menempatkan Pertamina Patra Niaga sebagai pemasar dan pengelola (Trader with Storage) SAF pertama di Asia Tenggara yang tersertifikasi ISCC CORSIA, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam transformasi menuju energi bersih dan berkelanjutan.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow