Jasa Raharja dan PII Riau Gelar FGD Pencegahan Kecelakaan Transportasi

Aug 12, 2025 - 13:38
 0  24
Jasa Raharja dan PII Riau Gelar FGD Pencegahan Kecelakaan Transportasi

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – PT Jasa Raharja Kanwil Riau bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar Focus Group Discussion (FGD) lintas sektoral bertema Pencegahan Kecelakaan Transportasi. Kegiatan berlangsung Selasa, 12 Agustus 2025, di Aula Lantai IV Gedung Rawi Kuning, Rektorat Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution, Marpoyan, Pekanbaru.

Acara dibuka oleh Ketua PII Wilayah Riau Ir. Ulul Azmi, didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Faturrahman, serta Kabid Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau Wahyu Anugerah, ST yang hadir mewakili Gubernur Riau.

Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Riau, Muhammad Hidayat, bertindak sebagai keynote speaker dengan materi Peran Jasa Raharja dalam Pencegahan Kecelakaan Transportasi dan Perlindungan Korban di Provinsi Riau. Selanjutnya, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat memaparkan topik Penegakan Hukum dan Edukasi Keselamatan Transportasi di Jalan Raya.

Dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Suriyatno, ST, MT menyampaikan materi Standar Infrastruktur Jalan Aman dan Kontribusi Rekayasa Sipil. Sementara itu, Dr. Ir. Muchammad Zaenal Muttaqin, ST, dosen Universitas Islam Riau sekaligus pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Riau, mengupas Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Teknologi dan Edukasi Keselamatan Mode Transportasi.

Materi lain disampaikan oleh Direktur PT Adhi Jalintim Riau Ir. Lalu Iqbal Kamaludin, ST, MBA (Konstruksi Jalan Berbasis Safety Engineering), Kepala BPTD Kelas II Riau Muttaqin, ST, M.MTr (Pengendalian dan Penegakan ODOL sebagai Upaya Perlindungan Pengguna Jalan dan Pencegahan Kecelakaan), Kepala KSOP Kelas I Dumai Dr. Capt. Tommy Aronda, M.Si, M.Mar (Keselamatan Transportasi Laut: Pengawasan dan Penanganan Risiko Kecelakaan Pelayaran), serta praktisi K3 yang juga Dewan Pakar PII Riau Dr. (Cand) Ir. Rival Lino, ST, MT, IPU, ASEAN Eng (Manajemen Risiko dan K3 Terintegrasi dalam Sistem Transportasi Modern: Dari Infrastruktur ke SDM).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 250 peserta dari kalangan insinyur, instansi jaminan sosial, dosen, dan mahasiswa ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi.

Ketua PII Wilayah Riau Ir. Ulul Azmi menjelaskan, FGD ini bertujuan membangun sinergi antara keinsinyuran, lembaga pemerintah, lembaga jaminan sosial, dan dunia usaha untuk memperkuat budaya keselamatan melalui penerapan teknologi dan pendekatan edukatif. Menurutnya, Provinsi Riau yang memiliki aktivitas industri, transportasi, dan konstruksi tinggi menghadapi tantangan serius dalam mencegah kecelakaan kerja maupun transportasi.

“Melalui FGD ini, kita ingin meningkatkan koordinasi antarinstansi, mengidentifikasi peran strategis insinyur, serta mendorong pemanfaatan teknologi keselamatan dan program edukasi berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Hidayat menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan. “Keselamatan transportasi bukan hanya urusan satu pihak. Ini tanggung jawab bersama pemerintah, pelaku industri, lembaga teknis, akademisi, dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Hidayat, peran Jasa Raharja dalam ekosistem keselamatan transportasi tidak hanya memberikan perlindungan pasca-kecelakaan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan sesuai amanah dan fungsinya. “Tujuan besar kita adalah mencegah kecelakaan dan menyelamatkan nyawa,” pungkasnya.**

Editor  :  Ricky Sambari

(Redaksi/RH) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow