Mahasiswa Asal Jambi Dibacok OTK di Jalan Godean, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

Apr 6, 2026 - 18:45
 0  9
Mahasiswa Asal Jambi Dibacok OTK di Jalan Godean, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

RAHMADNEWS. COM | YOGYAKARTA – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman. Seorang mahasiswa asal Provinsi Jambi berinisial DHA (21) menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jalan Godean Km 9,5, wilayah Senuko, Sidoagung, Godean, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis celurit tersebut, korban mengalami tiga luka sabetan di bagian tangan dan satu luka di bagian punggung.

PS Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa jajaran Polsek Godean telah mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dugaan penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 03.35 WIB.

“Benar, seorang mahasiswa asal Jambi menjadi korban pembacokan di Jalan Godean Km 9,5, Senuko, Sidoagung, Godean,” ujar Argo, Senin (6/4/2026).

Menurut keterangan kepolisian, peristiwa bermula saat korban DHA bersama dua rekannya sesama mahasiswa asal Jambi, masing-masing berinisial MIAV (21) dan MAAP (21), melintas di Jalan Godean sekitar pukul 03.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna putih. Ketiganya berboncengan, dengan MIAV sebagai pengemudi, DHA di posisi tengah, dan MAAP di bagian belakang.

Saat melintas di depan Rumah Makan Baleroso, kendaraan korban diduga disalip oleh rombongan pelaku. Sempat terjadi saling pandang antara korban dan pelaku sebelum rombongan tersebut memutar balik kendaraan di sekitar pertigaan Bapas sambil menyeret benda yang diduga senjata tajam.

Merasa situasi tidak aman, sepeda motor korban berhenti di depan penjual bambu. Ketiganya turun dari kendaraan. Salah satu rekan korban berlari ke arah tempat pemotongan ayam untuk menyelamatkan diri dan sempat dikejar pelaku, namun berhasil lolos.

Para pelaku kemudian berbalik mendekati korban yang tertinggal di dekat sepeda motor. Salah satu pelaku diduga langsung mengayunkan celurit ke arah korban.

“Korban berusaha menangkis serangan tersebut sehingga mengalami tiga luka di tangan dan satu luka di punggung,” jelas Argo.

Usai melakukan aksinya, para pelaku yang disebut berjumlah sekitar delapan orang, menggunakan sekitar tujuh sepeda motor dan satu mobil pikap, langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Korban selanjutnya dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan medis dan diketahui menjalani rawat jalan.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Godean bersama Satreskrim Polresta Sleman. Polisi tengah memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan korban, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi para pelaku.

“Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan mengecek CCTV di sekitar TKP,” pungkas Argo.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow