KONEKSI Resmi Terbentuk di Pekanbaru, Perkuat Jurnalisme Energi dan Transisi Berkelanjutan
BERITA RAHMAD. com | PEKANBARU — Upaya memperkuat kualitas pemberitaan sektor energi nasional memasuki babak baru. Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI) resmi terbentuk sebagai wadah kolaborasi jurnalis lintas media yang fokus pada isu energi, minyak dan gas bumi (migas), serta transisi energi berkelanjutan.
Terbentuknya KONEKSI lahir dari kesadaran kolektif umat manusia akan semakin kompleksnya isu-isu energi yang tidak lagi berdiri sendiri, melainkan bersinggungan erat dengan aspek ekonomi, lingkungan hidup, kebijakan publik, hingga masa depan generasi. Kondisi tersebut menuntut hadirnya energi jurnalisme yang profesional, berimbang, kritis, dan berbasis data.
KONEKSI diproyeksikan menjadi ruang sinergi antara jurnalis, pemerintah, industri, akademisi, serta masyarakat, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar kontrol sosial pada sektor strategis nasional.
Dalam pembentukan awal, KONEKSI menetapkan struktur organisasi sebagai berikut:
Koordinator : Hari Jummaulana (Jurnalis Bertuahpos)
Sekretaris: Ikhwan Nur Rahman (Jurnal FaktaCepat.id)
Bendahara: Ainul Umaiyah (Jurnalis MataAura.com)
Koordinator Keanggotaan: Rahmad Handayani (Jurnalis Suaraaktual.co)
Anggota:
Arif (Teras Kampar), Rima Ridarni (Gariskhatulistiwa.com), Maswir (Moralriau.com), Indra (Nadariau.com), dan Aditiya Prahara (Medialokal.co).
Koordinator KONEKSI, Hari Jummaulana, mengatakan forum ini dibentuk sebagai respon atas tantangan besar energi jurnalisme yang menuntut literasi mendalam, akurasi data, dan integritas etik.
“Isu energi hari ini tidak hanya soal produksi dan distribusi. Di dalamnya ada persoalan ekonomi, lingkungan, kebijakan publik, hingga masa depan generasi. Oleh karena itu, jurnalisme energi harus naik kelas kuat secara literasi, data, dan etika,” ujar Hari, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan KONEKSI merupakan forum independen yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan prinsip profesionalisme pers. Meski membuka ruang kolaborasi luas, independensi menjadi fondasi utama gerakan ini.
Adapun tujuan utama pembentukan KONEKSI antara lain meningkatkan kualitas pemberitaan energi dan migas yang akurat, berimbang, dan edukatif; Memperkuat literasi masyarakat terkait isu energi dan transisi energi; membangun jaringan kolaborasi lintas sektor; mendorong jurnalisme berbasis data dan kajian kebijakan energi; serta memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial di sektor strategis.
Ke depan, KONEKSI telah menyiapkan berbagai agenda strategis, mulai dari diskusi publik dan forum kajian energi dan migas, workshop dan pelatihan jurnalisme energi, seminar literasi energi bagi masyarakat, kajian kebijakan energi dan transisi energi, kolaborasi liputan bersama, hingga kunjungan media ke industri energi dan migas.
Selain itu, KONEKSI juga akan memproduksi konten jurnalistik tematik yang mendalam dan berkelanjutan untuk memperkaya wacana masyarakat.
Hari menegaskan, KONEKSI tidak sekadar menjadi forum komunikasi, melainkan sebuah gerakan intelektual jurnalisme energi yang berkelanjutan.
“KONEKSI kami dianggap sebagai rumah besar jurnalis energi dan migas. Tempat bertumbuhnya jurnalisme yang cerdas, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik. Bukan hanya cepat, tapi juga berkualitas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar KONEKSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan industri tanpa kehilangan independensi pers.
“Kolaboratif, kritis, dan solutif. Itu prinsip kami. KONEKSI harus menjadi jembatan informasi yang sehat antara sektor energi dan masyarakat,” tutupnya.
Dengan terbentuknya KONEKSI, ekosistem jurnalisme energi dan migas diharapkan semakin solid, profesional, serta mampu menjawab tantangan besar sektor energi nasional mulai dari ketahanan energi hingga transisi menuju energi berkelanjutan.**
What's Your Reaction?




