Komisi VIII DPR RI Bawa Bantuan Sosial Rp 257 Miliar ke Riau
RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima bantuan sosial senilai lebih dari Rp257 miliar dari Kementerian Sosial dan sejumlah kementerian/lembaga lainnya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke Riau, yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, pada Jumat (25/7/2025).
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menyampaikan bahwa sejumlah bantuan telah dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat, sementara bantuan lainnya dikelola oleh pemerintah daerah dan mitra lembaga teknis sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Hari ini kita menerima Komisi VIII DPR RI bersama seluruh anggota, termasuk Bapak Achmad dari Dapil Riau. Kami menerima berbagai bentuk bantuan dari Kementerian Sosial, BNPB, Kementerian Agama, serta lembaga lainnya. Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Riau,” ujar Job dalam keterangannya.
Bantuan Sosial dari Kemensos Capai Rp257,1 Miliar
Rincian bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia kepada Provinsi Riau meliputi:
Bantuan Sembako Tahap II: Rp144,6 miliar
Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II: Rp110,7 miliar
Bufferstock Logistik Bencana: Rp1,67 miliar
Alat bantu disabilitas (kaki dan tangan palsu): Rp139 juta
Total akumulasi bantuan dari Kemensos tersebut mencapai Rp257,1 miliar.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan berupa peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat Provinsi Riau tengah memasuki puncak musim kemarau. Bantuan ini diprioritaskan untuk daerah rawan seperti Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan wilayah lainnya yang terdampak.
“Bantuan BNPB ini akan kita distribusikan ke kabupaten/kota yang memiliki potensi karhutla tinggi. Ini akan sangat membantu upaya mitigasi bencana di Riau,” jelas Job Kurniawan.
Tak hanya bantuan sosial dan penanggulangan bencana, Riau juga menerima dukungan di bidang pendidikan keagamaan dan sertifikasi halal. Bantuan tersebut mencakup:
19.382 Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) senilai Rp4,45 miliar
Bantuan pendidikan keagamaan dari Kementerian Agama senilai Rp4,36 miliar
Sebagian bantuan tersebut telah diserahkan langsung kepada masyarakat, di antaranya alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Meski kondisi fiskal nasional saat ini mengalami tekanan, Komisi VIII DPR RI tetap menyalurkan berbagai bentuk bantuan ke daerah, termasuk ke Riau. Pj Sekda Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pusat dan daerah, yang diyakininya mampu menekan angka kemiskinan ekstrem.
“Ini bukti nyata bahwa kita bekerja. Harapannya bantuan ini tidak hanya simbolis, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara Pemprov Riau, kementerian, dan Baznas menjadi kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem,” tegas Job.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII DPR RI menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya dalam hal bantuan sosial, pendidikan, dan kebencanaan.**
Editor : Ricky Sambari
(Redaksi/RH)
What's Your Reaction?




