Dua Tim Muda The Legends F.A Mengguncang Allstar Cup 2025, Ukir Prestasi hingga Partai Final

Jan 26, 2026 - 15:41
 0  40
Dua Tim Muda The Legends F.A Mengguncang Allstar Cup 2025, Ukir Prestasi hingga Partai Final

RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU — Sekolah Sepak Bola (SSB) The Legends Football Academy (F.A) kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola usia dini terbaik di Provinsi Riau. Dalam ajang Turnamen Allstar Cup 2025 yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Desember 2025, The Legends F.A sukses mencatatkan prestasi membanggakan dengan mengantarkan dua kelompok umur, U-8 dan U-11, melaju hingga babak final melalui rangkaian pertandingan penuh determinasi, semangat juang, dan sportivitas tinggi.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi The Legends F.A dalam membina pemain-pemain muda bertalenta, sekaligus menegaskan bahwa pembinaan yang terarah mampu melahirkan tim-tim kompetitif meski dengan berbagai keterbatasan.

Tim The Legends F.A U-8 tampil luar biasa meski hanya diperkuat skuad terbatas. Tergabung di Grup B bersama tim-tim unggulan seperti Allstar B, Harapan Putra, GM Panam Putra, dan Wira Dirga, anak-anak The Legends langsung menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri sejak laga pertama.

Pada pertandingan pembuka, The Legends U-8 tampil agresif dan sukses menundukkan GM Panam Putra dengan skor telak 3–0. Tren positif berlanjut saat mereka kembali meraih kemenangan meyakinkan 3–0 atas Wira Dirga. Meski sempat tersandung usai kalah 1–3 dari Harapan Putra, mental juara para pemain muda ini tak runtuh.

Pada laga penentuan grup, The Legends tampil disiplin dan penuh determinasi saat menghadapi tuan rumah Allstar B. Kemenangan dramatis 2–0 memastikan The Legends lolos sebagai runner-up Grup B.

Di babak semifinal, The Legends U-8 menghadapi tim kuat asal Kampar, Kampar Jr. Tanpa gentar, The Legends tampil dominan dan menang telak 4–0, sekaligus memastikan tiket ke partai final.

Di laga puncak, The Legends kembali berjumpa Harapan Putra dalam misi balas dendam. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, The Legends harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2–4, dan finis sebagai runner-up dengan kepala tegak.

Prestasi gemilang juga ditorehkan The Legends F.A U-11 yang turun dengan komposisi pemain terbaik hasil pembinaan akademi. Tim ini diperkuat oleh Fatan (GK), Alby, Akbar, Noval, Nua, Alvino (Kapten), Khiar, Raihan, Arkan, Faqih, Athar, dan Kevin.

Di fase grup Grup A, The Legends bersaing dengan SAM 1 Reborn, Garuda Melayu, dan Garuda Jr. Laga perdana langsung menyuguhkan duel ketat kontra Garuda Jr yang berhasil dimenangkan The Legends dengan skor tipis 1–0 lewat gol Khiar.

Permainan kolektif The Legends semakin solid di laga berikutnya dengan kemenangan 2–0, lalu ditutup kemenangan meyakinkan 4–0 atas Garuda Melayu. Hasil ini mengantarkan The Legends keluar sebagai Juara Grup A.

Memasuki babak 8 besar, The Legends menghadapi Pandau Jaya dalam kondisi lapangan diguyur hujan deras. Laga berjalan keras dan berakhir imbang 0–0, hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam situasi menegangkan, The Legends berhasil menang 3–2.

Drama kembali terjadi di babak semifinal saat The Legends berhadapan dengan Harapan Putra. Pertandingan kembali berakhir tanpa gol di waktu normal. Lewat adu penalti kedua secara beruntun, The Legends kembali menunjukkan ketenangan dan menang 3–2, sekaligus memastikan tiket ke final.

Pada laga final menghadapi Garuda Jr, anak asuh Coach Yusuf tampil menyerang sejak menit awal. Gol Khiar di babak pertama membawa The Legends unggul 1–0. Namun, perubahan strategi Garuda Jr di babak kedua membuat jalannya pertandingan berbalik. The Legends harus mengakui kekalahan 2–4, hasil yang sama seperti yang dialami tim U-8.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, manajemen dan jajaran pelatih The Legends F.A tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh pemain.

Direktur SSB The Legends F.A, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa hasil di Allstar Cup 2025 menjadi bahan evaluasi penting untuk pengembangan tim ke depan.

“Anak-anak sudah berjuang maksimal hingga akhir pertandingan. Kekalahan ini bukan akhir, tapi bagian dari proses. Kami akan terus berlatih lebih keras agar bisa tampil lebih matang dan kompetitif di event-event berikutnya,” ujar Yusuf.

Turnamen Allstar Cup 2025 pun menjadi penutup manis akhir tahun sekaligus momentum penting menyongsong 2026 sebagai tahun generasi emas SSB The Legends F.A. Dengan komitmen kuat pada pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi, The Legends F.A optimistis mampu terus melahirkan pesepak bola muda berbakat yang siap bersaing di level lebih tinggi.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow