Dua Legislator NasDem Serentak Reses di Bukit Batu, Serap Aspirasi Warga Hingga Akar Rumput
RAHMADNEWS. COM | BUKIT BATU – Semangat kebersamaan dan keterbukaan kembali ditunjukkan dua anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Husein, S.Pd (DPRD Kabupaten Bengkalis) dan Hj. Farida H. Saad, SE (DPRD Provinsi Riau). Keduanya secara serentak dan kompak menggelar kegiatan reses di tiga lokasi berbeda dalam satu hari di Kecamatan Bukit Batu, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan yang menyatu langsung dengan masyarakat tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung. Tiga titik yang menjadi lokasi reses yakni Desa Sungai Selari, Kelurahan Sungai Pakning, dan Desa Pakning Asal. Di setiap lokasi, ratusan warga tampak antusias menyambut kedatangan para wakil rakyat tersebut, menciptakan dialog interaktif yang hangat, terbuka, dan penuh partisipasi.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bukit Batu, Siak Kecil, dan Bandar Laksamana, Ahmad Husein menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal kelembagaan, melainkan bagian penting dari tanggung jawab moral sebagai representasi rakyat.
“Reses ini bukan sekadar kewajiban formal, tetapi adalah napas dari tugas kami sebagai wakil rakyat. Melalui silaturahmi langsung seperti inilah kami bisa mendengar detak jantung masyarakat, memahami keluhan, dan mencatat harapan Bapak dan Ibu semua untuk kemudian kami bawa ke dalam pembahasan di dewan,” ujar Ahmad Husein dengan penuh semangat di hadapan warga.
Ia menambahkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur jalan dan drainase, peningkatan fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan nelayan, akan menjadi bahan prioritas dalam pembahasan program kerja dan penganggaran di DPRD Bengkalis.
Senada dengan itu, Hj. Farida H. Saad selaku Anggota DPRD Provinsi Riau dari Dapil Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah provinsi dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
“Aspirasi dari akar rumput inilah yang menjadi kompas bagi kami dalam menyusun kebijakan. Keterlibatan Ibu dan Bapak sangat menentukan agar program pembangunan di Bukit Batu, dari level desa hingga provinsi, benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan nyata,” tutur Farida.
Menurutnya, komunikasi dua arah seperti dalam kegiatan reses menjadi ruang strategis untuk memastikan bahwa kebijakan di tingkat provinsi tidak lepas dari realitas yang dihadapi masyarakat di lapangan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan gagasan, kritik, dan masukan secara konstruktif demi kemajuan bersama.
Kehadiran kedua legislator tersebut juga mendapat apresiasi dari para kepala wilayah setempat. Di Desa Pakning Asal, Penjabat (PJ) Kepala Desa Mafri Okber menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bapak dan Ibu anggota dewan. Kehadiran langsung ini sangat berarti bagi kami, menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan berbagai kondisi, potensi, dan kendala yang ada di desa kami,” ujar Mafri.
Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret, khususnya terkait penguatan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Secara keseluruhan, kegiatan reses serentak ini dinilai sukses tidak hanya dalam menampung berbagai aspirasi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara warga dengan wakil-wakilnya di lembaga legislatif. Antusiasme warga di tiga lokasi menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap peran aktif anggota dewan dalam memperjuangkan kebutuhan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim dan koordinator lapangan, di antaranya Darmayanto, Hukmul Fikri, Eramli, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.
Melalui reses yang dilaksanakan secara terbuka dan partisipatif ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kokoh antara legislatif dan masyarakat, sehingga pembangunan di Kecamatan Bukit Batu dapat berjalan lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.**
What's Your Reaction?




