Bencana Melanda Sumatra, FPR Riau Serukan Empati dan Aksi Nyata

Nov 30, 2025 - 06:10
 0  16
Bencana Melanda Sumatra, FPR Riau Serukan Empati dan Aksi Nyata
Ketua Forum Pemimpin Redaksi (FPR) Riau, Rahmat Handayani

RAHMADNEWS.COM | PEKANBARU - Rentetan bencana alam yang mengguncang Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir meninggalkan jejak kesedihan yang dalam bagi ribuan warga. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa jeda memicu banjir bandang, tanah longsor, serta melumpuhkan aktivitas di sejumlah wilayah. Puluhan permukiman terendam, akses jalan utama terputus, dan ribuan masyarakat terpaksa meninggalkan rumah demi mencari tempat yang lebih aman.

Di Sumatra Barat, longsor yang menimpa kawasan pemukiman di lereng perbukitan merusak rumah warga, menimbulkan korban luka, dan menyebabkan kerugian material yang besar. Sementara itu, di Aceh, debit hujan ekstrem membuat beberapa kabupaten tak berdaya menghadapi luapan air yang merendam fasilitas umum dan rumah-rumah penduduk selama berhari-hari. Kondisi serupa juga melanda Sumatra Utara, di mana banjir bandang dengan arus kuat menerjang beberapa kecamatan dan memporak-porandakan jembatan, sekolah, serta infrastruktur vital lainnya.

Ketua Forum Pemimpin Redaksi (FPR) Riau, Rahmat Handayani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas rangkaian bencana yang terjadi di tiga provinsi tersebut. Menurutnya, derita yang menimpa masyarakat Sumbar, Aceh, dan Sumut adalah duka seluruh bangsa Indonesia.

“Bencana ini adalah panggilan bagi kita semua untuk saling menguatkan. Saudara-saudara kita di Sumbar, Aceh, dan Sumut membutuhkan uluran tangan, perhatian, dan doa kita. Solidaritas adalah kekuatan terbesar bangsa ini, dan saat inilah kita perlu menunjukkannya,” ujar Rahmat Handayani, Minggu (30/11/2025).

Rahmat juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, para relawan kemanusiaan, serta komunitas lokal yang telah bergerak cepat melakukan evakuasi, pendataan korban, serta penanganan darurat di lapangan. Namun, ia menilai skala bencana yang luas ini menuntut kolaborasi yang lebih besar secara nasional.

“Media memiliki peran penting untuk memastikan informasi tersampaikan dengan benar dan cepat, sehingga bantuan yang datang dapat tepat sasaran. Kami di FPR Riau siap membantu menyebarkan informasi positif dan mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan,” tambahnya.

Di Riau, Rahmat mengajak masyarakat untuk ikut mengirimkan bantuan berupa logistik, pakaian layak pakai, obat-obatan, hingga donasi guna meringankan beban warga terdampak. Menurutnya, setiap bentuk kepedulian, sekecil apa pun, sangat berarti di tengah kondisi darurat seperti saat ini.

Sementara itu, tim gabungan di daerah terdampak terus bekerja membuka akses jalan yang tertutup material longsor, mengevakuasi warga yang masih terjebak, dan mengamankan lokasi yang berpotensi mengalami bencana susulan. Kondisi cuaca yang masih fluktuatif membuat situasi semakin menantang.

Menutup pernyataannya, Rahmat berharap seluruh korban diberi ketabahan dan keselamatan.

“Semoga seluruh korban diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum mempererat persatuan dan kepedulian antar sesama anak bangsa,” ujarnya.

Bencana mungkin hadir tanpa tanda, tetapi kepedulian dan persatuan selalu menjadi cahaya yang mampu menembus gelapnya duka. Indonesia kembali diuji, dan seperti yang sudah-sudah, bangsa ini akan bangkit kembali bersama-sama.**

Liputan: Ricky Sambari

(Redaksi/RH)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow