ReJO Tegaskan Dukungan: MBG Program Strategis, Bukan Beban Negara

Mar 25, 2026 - 18:25
 0  9
ReJO Tegaskan Dukungan: MBG Program Strategis, Bukan Beban Negara

RAHMADNEWS. COM | BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran, meski dunia tengah dilanda ketegangan geopolitik dan tekanan ekonomi global.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat menerima sejumlah tokoh serta jurnalis senior di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya akan bertahan (melanjutkan MBG) sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Dukungan terhadap kebijakan itu juga datang dari Ketua Umum ReJO for Prabowo-Gibran, Darmizal MS. Ia menyebut MBG sebagai manifestasi nyata dari arah kebijakan pemerintah yang berfokus pada pembangunan manusia.

“Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Presiden Prabowo secara eksplisit menegaskan bahwa MBG tidak termasuk dalam skema penghematan, bahkan akan diperkuat dan diperluas implementasinya,” ujar Darmizal dalam keterangannya, Kamis (25/3/2026).

Menurutnya, program MBG tidak sekadar kebijakan populis, melainkan strategi jangka panjang yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ia menjelaskan, MBG memiliki peran strategis sebagai instrumen fundamental dalam menjamin pemenuhan gizi generasi masa depan. Selain itu, program ini juga dinilai mampu mengurangi kesenjangan sosial serta menjadi bantalan sosial di tengah tekanan ekonomi global yang tidak menentu.

“Dengan kata lain, MBG adalah investasi strategis negara, bukan beban anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Darmizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan program tersebut. Ia menilai partisipasi publik menjadi kunci utama dalam memastikan program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

“Partisipasi publik sangat penting, baik melalui sosialisasi yang masif dan edukatif, pengawasan distribusi yang transparan dan akuntabel, maupun keterlibatan sukarela dalam menjaga kualitas layanan sesuai standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Darmizal menilai Indonesia harus tetap melangkah maju dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“MBG yang berdaya guna dan berdaya laksana adalah bukti bahwa negara hadir, bekerja, dan berpihak. Ketahanan bangsa dimulai dari perut yang kenyang, gizi yang cukup, dan harapan yang terjaga,” pungkasnya.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow