PLN dan Pertamina Resmikan Penyalaan Listrik Tegangan Menengah di Terminal Sambu, Dukung Ketahanan Energi Nasional
RAHMADNEWS.COM | BATAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau secara resmi melakukan penyalaan listrik pelanggan Tegangan Menengah (TM) untuk Pertamina Energy Terminal (PET) Sambu B3 dengan daya 3,465 Mega Volt Ampere (MVA), pada Selasa (15/04) di Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur energi nasional, khususnya di sektor hilir migas.
Dalam seremoni peresmian yang berlangsung khidmat, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, SE, MM turut hadir dan memberikan apresiasi atas kerja sama strategis antara dua BUMN besar tersebut.
“Kami menyambut baik penyalaan listrik di Terminal Sambu oleh PLN sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan infrastruktur energi di wilayah Kepulauan Riau. Ini tidak hanya mendukung operasional sektor migas, tetapi juga merupakan bentuk komitmen bersama untuk mempercepat pengembangan energi hijau di Indonesia,” ujar Ansar Ahmad.
Penyalaan listrik di Terminal Sambu merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi intensif antara PLN dan Pertamina yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional. Sebelumnya, operasional terminal ini mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas total 9,050 MVA.
Dengan masuknya suplai listrik dari PLN, efisiensi operasional meningkat secara signifikan, sekaligus membuka peluang dampak berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi setempat, khususnya di wilayah Pulau Sambu dan sekitarnya.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Khairullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk memastikan keandalan pasokan.
“Untuk melistriki PET Sambu, kami membangun Sistem Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) sepanjang 1,7 kilometer sirkuit (kms) yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan Grid Batam–Belakang Padang. Dengan ini, kami memastikan keandalan dan kesinambungan suplai listrik yang andal dan ramah lingkungan,” jelas Khairullah.
Pertamina Energy Terminal Pulau Sambu sendiri memiliki peran strategis dalam sistem logistik energi nasional, berfungsi sebagai salah satu titik vital untuk distribusi dan penyimpanan bahan bakar minyak (BBM). Dengan tersambungnya suplai listrik PLN, operasional terminal kini bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, dan mendukung agenda dekarbonisasi energi.
Manager Fuel Pertamina Energy Terminal Sambu, Arvan Anwir Tjoneng, turut mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Ia menyampaikan bahwa kehadiran suplai listrik dari PLN membawa dampak signifikan bagi peningkatan efisiensi operasional terminal.
“Kami sangat berterima kasih atas layanan PLN yang cepat, responsif, dan profesional. Ini merupakan langkah besar bagi kami dalam mendukung agenda transisi energi berkelanjutan yang telah menjadi prioritas Pertamina,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen PLN untuk terus mendukung kemajuan sektor industri nasional melalui penyediaan listrik yang andal, efisien, dan berbasis pada prinsip energi berkelanjutan.
Tentang PLN UID Riau dan Kepulauan Riau
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat. Melalui inovasi dan transformasi digital, PLN UID Riau dan Kepulauan Riau terus memperkuat pelayanan berbasis customer experience serta mendukung transisi energi menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih. Untuk layanan lebih mudah dan cepat, pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store.
Narahubung:
Tajuddin Nur – Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Riau dan Kepulauan Riau
Tlp. 0761 855840 | Fax. 0761 855310
Editor : Ricky Sambari
(Red/RH)
What's Your Reaction?




