Micromine Dorong Transformasi Digital Tambang Indonesia Lewat MUC 2025

Nov 11, 2025 - 10:46
 0  30
Micromine Dorong Transformasi Digital Tambang Indonesia Lewat MUC 2025

RAHMADNEWS.COM | JAKARTA – Di tengah tantangan global dan meningkatnya tekanan terhadap praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan, Micromine kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital industri tambang Indonesia melalui gelaran Micromine User Conference (MUC) 2025.

Acara tahunan yang digelar di Jakarta, Selasa (11/11/2025) ini, mempertemukan ratusan profesional dari berbagai sektor—mulai dari geologi, rekayasa pertambangan, hingga regulator—untuk membahas arah masa depan pertambangan berbasis data, teknologi, dan keberlanjutan.

Dalam pidato pembukaannya, Regional Manager Micromine APAC, Fransiskus Nugroho, menegaskan bahwa masa depan industri tambang Indonesia akan ditentukan oleh tiga pilar utama: data terintegrasi dan real-time, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta otomasi, dan komitmen terhadap praktik tambang yang berkelanjutan serta bertanggung jawab.

“Software pertambangan kini bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan otak operasional yang menghubungkan seluruh proses, dari eksplorasi hingga produksi,” ujar Fransiskus.

Senada, General Manager APAC Micromine, Adam Brew, menyampaikan bahwa teknologi memiliki peran sentral dalam mendukung transformasi industri. Melalui rilis pembaruan Micromine 2026, pihaknya memperkenalkan peningkatan besar pada konektivitas dan kecerdasan buatan yang diklaim mampu “mengubah cara tim tambang bekerja—lebih cepat, lebih akurat, dan lebih kolaboratif.”

Dalam sesi diskusi, GM Exploration and Resources Development Group PT Merdeka Copper Gold Tbk, Arief Bastian, menyoroti evolusi pemodelan geologi dari era manual menuju era berbasis machine learning. Ia menegaskan pentingnya integrasi data geologi, geofisika, dan geokimia untuk membangun model geologi yang akurat dan adaptif.

“Meski teknologi semakin canggih, peran geolog tetap tak tergantikan. Mereka tetap menjadi pengambil keputusan utama atas data yang diolah oleh mesin,” tegas Arief.

Sementara itu, Chairwoman MGEI, Rosalyn Wullandhary, menilai potensi besar Indonesia dalam eksplorasi mineral seperti nikel, tembaga, dan emas harus diimbangi dengan penerapan teknologi cerdas agar lebih efisien dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, teknologi seperti AI, digital twin, dan hyperspectral imaging mampu memangkas pekerjaan manual dan mempercepat siklus eksplorasi.

“Adopsi teknologi ini bukan hanya mempercepat proses eksplorasi, tapi juga memastikan nilai tambah nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Berbagi pengalaman praktis, Resource Superintendent PT Ceria Nugraha Indotama, Syahril Hidayat, mengungkapkan bagaimana pemanfaatan macro automation di Micromine mampu memangkas waktu kerja secara signifikan.

“Pekerjaan yang biasanya memakan waktu dua minggu kini bisa diselesaikan hanya dalam dua hari. Dengan begitu, geolog dapat fokus pada analisis dan interpretasi data geologi yang jauh lebih bernilai,” jelasnya.

Sementara itu, Mine Engineer PT Stargate Pasific Resources, Sabdani Saragih, memaparkan pemanfaatan Micromine Beyond dalam perencanaan tambang nikel secara strategis. Ia menilai perangkat lunak tersebut membantu dalam optimalisasi desain tambang dengan memperhatikan efisiensi, profitabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi dan lingkungan.

“Dengan Micromine, proses validasi block model dari geolog bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Ini menjadikan perencanaan tambang lebih efisien dan terukur,” tutur Sabdani.

Micromine merupakan penyedia solusi perangkat lunak terkemuka di sektor pertambangan global yang mencakup seluruh siklus hidup operasi tambang—mulai dari eksplorasi, perencanaan, hingga produksi.

Pada awal 2025, Micromine resmi bergabung dengan Weir Group PLC, langkah strategis yang memperkuat posisinya dalam menghadirkan teknologi digital terintegrasi bagi industri pertambangan yang lebih cerdas dan efisien.

Kolaborasi tersebut melahirkan Momentum 2026, rilis besar melalui platform cloud Micromine Nexus, yang mengintegrasikan berbagai solusi unggulan seperti Geobank, Origin, Beyond, Alastri, Spry, dan Advance dalam satu ekosistem digital. Platform ini memungkinkan kolaborasi real-time, pengambilan keputusan berbasis data, serta peningkatan efisiensi dan keselamatan kerja.

Dengan komitmen kuat terhadap inovasi dan keberlanjutan, Micromine berupaya memberdayakan para geolog, insinyur, dan pengambil keputusan di seluruh dunia untuk mengubah data mentah menjadi wawasan yang bernilai. Melalui teknologi digital yang terintegrasi, Micromine berharap dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, serta menciptakan nilai tambah bagi proyek dan komunitas pertambangan di Indonesia dan global.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow