Menhan Tegaskan: TNI Jaga Kilang Pertamina Mulai Desember, BAIS Ambil Peran Intelijen

Nov 25, 2025 - 08:38
 0  32
Menhan Tegaskan: TNI Jaga Kilang Pertamina Mulai Desember, BAIS Ambil Peran Intelijen

RAHMADNEWS.COM | JAKARTA — Pemerintah kembali menegaskan komitmennya menjaga objek vital nasional, khususnya sektor energi yang selama ini menjadi tulang punggung kebutuhan masyarakat dan industri. Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan mulai melakukan penjagaan langsung di seluruh kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) mulai bulan depan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional untuk mengamankan industri strategis yang berhubungan erat dengan kedaulatan negara.

Pernyataan itu disampaikan Sjafrie usai mengikuti rapat kerja tertutup bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025). Meski dilakukan secara tertutup, Sjafrie menjelaskan pokok bahasan utama rapat tersebut kepada media. Salah satunya adalah rencana penambahan kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan di sejumlah wilayah Indonesia, yang kemudian beririsan dengan agenda pengamanan objek vital energi.

Dalam pernyataannya, Menhan menekankan bahwa kilang minyak merupakan infrastruktur strategis yang menyangkut langsung ketahanan energi nasional. Karena itu, ia menyatakan bahwa negara tidak boleh memberi ruang sedikit pun terhadap potensi ancaman, gangguan, atau sabotase.

“Menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini bagian yang tidak terpisahkan dari gelar kekuatan kita,” ujar Sjafrie tegas.

Ia menambahkan bahwa pengerahan prajurit ke objek-objek strategis itu merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti yang tercantum dalam revisi Undang-Undang TNI. Di dalam revisi tersebut, terdapat penegasan mengenai peran TNI dalam melindungi aset-aset vital negara yang dinilai memiliki potensi ancaman tinggi.

TNI AD tidak akan bekerja sendirian. Setiap langkah akan dipantau dan dikoordinasikan dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, terutama terkait pemetaan dan deteksi dini potensi ancaman yang menyasar kilang-kilang minyak Pertamina.

“Untuk mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman potensial yang mungkin muncul, sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik,” ungkap Sjafrie.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin mengedepankan pendekatan preventif. Tidak hanya mengamankan secara fisik, tetapi juga memperkuat intelijen untuk mencegah potensi sabotase, serangan siber, infiltrasi kelompok tertentu, hingga ancaman domestik maupun transnasional.

Sjafrie memastikan bahwa penempatan pasukan di kilang dan terminal Pertamina akan mulai berjalan pada Desember 2025. Penempatan ini dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi yang telah dikategorikan sebagai objek vital energi.

Meskipun tidak merinci jumlah personel yang dikerahkan, Menhan menegaskan bahwa seluruh pengerahan kekuatan telah dihitung dengan cermat agar tidak mengganggu tugas pokok TNI AD lainnya. 

Keputusan pemerintah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terkait keamanan energi nasional. Sejumlah insiden kebakaran, gangguan operasional, hingga ancaman keamanan di berbagai fasilitas energi nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan kuat memperketat penjagaan.

Selain itu, pihak Pertamina disebut turut mendukung langkah ini sebagai bentuk kolaborasi antara BUMN energi dan aparat negara dalam menjaga kontinuitas pasokan BBM dan gas untuk seluruh rakyat Indonesia.

Langkah TNI AD menjaga kilang Pertamina menandai fase baru penguatan sistem pertahanan dalam sektor energi. Pemerintah berharap, melalui pengamanan berlapis yang melibatkan pasukan terlatih dan intelijen strategis, Indonesia mampu memastikan stabilitas energi nasional sekaligus menegaskan bahwa aset strategis negara tidak boleh disentuh oleh ancaman apa pun.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow