Jika Diamanahkan Pimpin Pekanbaru, Ini Program 'Memanusiakan Manusia' Ala Muflihun-Ade Hartati

Nov 15, 2024 - 14:19
 0  16
Jika Diamanahkan Pimpin Pekanbaru, Ini Program 'Memanusiakan Manusia' Ala Muflihun-Ade Hartati

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun - Ade Hartati, mengusung program yang menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah penyediaan layanan transportasi gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA di Pekanbaru. Bus Trans Metro Pekanbaru akan digunakan untuk antar jemput anak-anak sekolah, terutama yang terdampak kebijakan zonasi.

Muflihun juga menambahkan bahwa bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, Pemko Pekanbaru akan menyediakan bantuan berupa uang saku, seragam sekolah, dan uang SPP untuk sekolah swasta. Selain itu, rencana pembangunan sekolah per kecamatan juga tengah disiapkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di kota ini.

Tidak hanya di sektor pendidikan, program unggulan Muflihun-Ade Hartati mencakup layanan kesehatan gratis, seperti berobat gratis dengan KTP Pekanbaru, serta layanan dokter on call yang siap datang ke rumah warga. Beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, santunan kematian bagi keluarga kurang mampu, dan subsidi bunga pinjaman 0% untuk pelaku usaha mikro juga menjadi bagian dari program prioritas mereka.

Selain itu, Muflihun berkomitmen untuk menurunkan angka pengangguran di Pekanbaru dengan menyediakan pelatihan keterampilan dan modal usaha bagi para lulusan pendidikan. Pemko Pekanbaru akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menyediakan pelatihan dan memberikan modal usaha bagi para peserta pelatihan, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Untuk penyandang disabilitas, pasangan ini juga berencana memberikan bantuan modal bagi mereka yang memiliki keterampilan namun terkendala sarana dan prasarana. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas yang ada di Pekanbaru.

Muflihun menegaskan bahwa pemimpin yang baik harus mampu "memanusiakan manusia." Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak akan berarti jika masih ada masyarakat yang lapar, putus sekolah, atau sakit yang tidak terobati. Oleh karena itu, prioritas utamanya adalah meningkatkan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan keamanan, sebelum fokus pada pembangunan infrastruktur.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow