IPEMALIS Jakarta Tutup Kepengurusan dengan FGD Strategis, Dorong Akselerasi SDM Unggul Bengkalis
RAHMADNEWS. COM | BENGKALIS — Ikatan Pemuda Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (IPEMALIS) Jakarta Periode 2024–2025 menutup rangkaian kepengurusannya dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengakselerasi SDM Unggul Bengkalis: Sejauh Mana Sinergi Ilmu, Kebijakan, dan Dunia Profesional Benar-Benar Bekerja?” pada Minggu (18/01). Kegiatan yang berlangsung di Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, Jakarta, ini menjadi forum strategis lintas sektor yang mempertemukan pemuda, akademisi, pemerintah, dan praktisi profesional.
FGD tersebut menghadirkan Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, M.P., akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr. Jaharuddin, S.E., M.E., serta praktisi profesional Dwi Dosowarso. Diskusi dipandu oleh Nuzul Ilham Fadhli sebagai moderator. Acara diikuti oleh tamu undangan, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta keluarga besar IPEMALIS Jakarta.
Melalui forum ini, IPEMALIS Jakarta menegaskan perannya sebagai simpul penghubung antara pemuda, ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan dunia profesional. Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang adaptif, berdaya saing, dan berkarakter untuk masa depan Kabupaten Bengkalis.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, M.P., menekankan pentingnya sikap proaktif dan keberanian dalam menangkap peluang. Ia mendorong mahasiswa dan pemuda Bengkalis di perantauan agar tidak membatasi diri oleh keraguan, melainkan berani mengeksekusi setiap kesempatan sebagai langkah nyata menuju kemajuan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan matang, tetapi juga oleh keberanian bertindak serta konsistensi dalam berproses.
Sementara itu, Dr. Jaharuddin, S.E., M.E., menyoroti urgensi growth mindset dan resiliensi dalam menghadapi keterbatasan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan seharusnya menjadi pemantik untuk bertumbuh, bukan alasan untuk berhenti. Dalam konteks kebijakan publik, ia menggarisbawahi peran Wakaf Produktif atau Dana Abadi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya melalui akses pendidikan dan pengembangan potensi berkelanjutan, seperti program beasiswa. Menurutnya, sinergi antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan dunia kerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
FGD ini juga menjadi momentum refleksi akhir kepengurusan IPEMALIS Jakarta Periode 2024–2025 yang secara resmi telah ditutup melalui Musyawarah Tahunan Anggota (MTA) sehari sebelumnya. Penyampaian laporan capaian kepengurusan menjadi bentuk komitmen organisasi dalam menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola organisasi yang sehat dan berkelanjutan.
Ketua Umum IPEMALIS Jakarta Periode 2024–2025, Muhammad Kasyful Asror, menyampaikan bahwa kepengurusan yang terdiri dari 35 orang pengurus telah berhasil menyelenggarakan 247 kegiatan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, keagamaan, kepemudaan, olahraga, hingga seni dan budaya. Seluruh program unggulan terealisasi secara tuntas, di antaranya pengurusan legalitas organisasi berbadan hukum Perkumpulan, pembukaan rekening resmi atas nama organisasi sebagai landasan akuntabilitas dan transparansi, penyelenggaraan IPEMALIS Learning Centre secara luring dan daring, pendirian Sanggar Tuah Seri Melayu, serta pelaksanaan Halal Bihalal Akbar Mahasiswa Bengkalis se-Indonesia.
Sekretaris Jenderal IPEMALIS Jakarta, Khoir Ilmuan, menambahkan bahwa penguatan kelembagaan menjadi fokus utama kepengurusan. Hal tersebut diwujudkan melalui penerapan sistem pembukuan capaian dan monitoring terintegrasi, pengembangan website resmi organisasi di ipemalisjakarta.org, penyusunan IPEMALIS Story, serta pengadaan dan perawatan berbagai aset organisasi sebagai fondasi keberlanjutan kaderisasi.
Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis yang menilai IPEMALIS Jakarta sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembinaan pemuda dan mahasiswa Bengkalis di perantauan. Ia mendorong para kader dan alumni untuk terus berkontribusi secara aktif dan berkelanjutan demi kemajuan daerah asal.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Pengawas IPEMALIS Jakarta, Ismadi Hasan, S.T., M.M., CHRP, menegaskan bahwa di bawah visi kepengurusan saat ini, IPEMALIS Jakarta tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dengan pendekatan reflektif, berintegritas, dan berdampak. Menurutnya, organisasi berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi akademik yang kokoh dan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, IPEMALIS Jakarta menyerahkan apresiasi kepada para narasumber, Ketua Umum Periode 2024–2025, serta tiga pengurus terbaik, yakni Miftahul Hisyam, Nurul Hidayah, dan Imam Ilham Maulana, berdasarkan keaktifan, inisiatif, dan kontribusi nyata. Selain itu, Departemen Program Development ditetapkan sebagai departemen terbaik dengan capaian 100 persen realisasi program kerja yang berdampak.
Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan Peresmian Sanggar Tuah Seri Melayu serta peluncuran website resmi IPEMALIS Jakarta, yang ditandai dengan penandatanganan kenang-kenangan dan penabuhan kompang secara simbolis oleh Wakil Bupati Bengkalis. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemuda, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.**
What's Your Reaction?




