Demokrasi RW Tercoreng, Paslon Didiskualifikasi: Rudi Hidayat Ditetapkan Ketua RW 14 Rejosari

May 3, 2026 - 18:14
 0  41
Demokrasi RW Tercoreng, Paslon Didiskualifikasi: Rudi Hidayat Ditetapkan Ketua RW 14 Rejosari

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU – Dinamika pemilihan Ketua RW 14 di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, memicu polemik di tengah warga setelah mencuat dugaan kecurangan dalam proses pemilihan. Isu ini menjadi perbincangan hangat karena dinilai mencederai nilai demokrasi di tingkat lingkungan masyarakat.

Keresahan warga memuncak setelah beredarnya laporan yang disertai bukti-bukti dugaan pelanggaran oleh salah satu pasangan calon (paslon). Menindaklanjuti laporan tersebut, panitia pemilihan menggelar rapat penentuan pada Sabtu (2/5/2026) malam untuk membahas validitas aduan warga.

Hasil rapat tersebut menghasilkan keputusan tegas. Panitia sepakat mendiskualifikasi salah satu paslon setelah menilai bukti yang diajukan cukup kuat dan memenuhi unsur pelanggaran dalam proses pemilihan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan kejujuran dalam proses demokrasi di tingkat RW.

Keputusan diskualifikasi itu sekaligus mengubah peta hasil pemilihan. Berdasarkan hasil yang tersisa, panitia kemudian menetapkan Rudi Hidayat sebagai Ketua RW 14 terpilih.

Ketegasan panitia ini diapresiasi sebagian warga sebagai upaya menjaga marwah demokrasi di lingkungan masyarakat. Namun di sisi lain, polemik belum sepenuhnya mereda. Sejumlah warga masih mempertanyakan bagaimana pelanggaran tersebut bisa terjadi serta adanya dugaan keterlibatan oknum panitia dalam praktik yang dinilai mencederai proses pemilihan.

Salah seorang warga, Oscar, membenarkan adanya isu kecurangan yang berkembang di masyarakat. Ia menilai laporan yang beredar bukan sekadar isu, melainkan memiliki dasar yang kuat.

“Apalagi kecurangan sudah terbukti,” ujar Oscar, Minggu (3/5).

Ia juga menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum panitia dalam persoalan ini. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Sangat disayangkan praktik ini melibatkan salah satu panitia penyelenggara,” tambahnya.

Sementara itu, Rudi Hidayat sebagai Ketua RW 14 terpilih menyampaikan sikap terbuka dan mengajak seluruh warga untuk kembali bersatu pasca polemik pemilihan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Saya menghormati keputusan panitia dan berharap ke depan kita bisa kembali bersatu. Tidak ada lagi perbedaan, yang ada adalah bagaimana bersama-sama membangun lingkungan RW 14 menjadi lebih baik,” ujar Rudi.

Ia juga mengimbau warga untuk menjaga kondusivitas lingkungan dan tidak terpecah oleh perbedaan pilihan yang terjadi selama proses pemilihan.

Polemik ini menjadi pelajaran penting bahwa demokrasi di tingkat paling dasar sekalipun membutuhkan pengawasan bersama, transparansi, serta integritas panitia penyelenggara agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow