Belasan Tim SSB Perebutkan Gelar Juara di Pekanbaru U-14 Championship 2025, Hazli : semoga lahir bibit unggul yang mengharumkan kota pekanbaru

Feb 14, 2025 - 08:24
 0  79
Belasan Tim SSB Perebutkan Gelar Juara di Pekanbaru U-14 Championship 2025, Hazli : semoga lahir bibit unggul yang mengharumkan kota pekanbaru

RAHMADNEWS. COM | PEKANBARU - Sebanyak 16 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Pekanbaru bertarung dalam Pekanbaru U-14 Championship 2025, sebuah ajang kompetisi sepak bola tingkat kota yang menjadi kasta tertinggi bagi kelompok umur U-14. Kompetisi ini berlangsung dari 14 hingga 24 Februari 2025, diselenggarakan oleh Askot PSSI Pekanbaru bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru.

Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, didampingi Ketua Askot PSSI Pekanbaru, Roni Saputra, Ketua Asprov PSSI Riau, Edward, serta Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso. Acara ini juga disaksikan langsung oleh 16 tim SSB peserta dan perwakilan dari Dispora Riau serta Riau Petroleum selaku sponsor utama.

Ketua Askot PSSI Pekanbaru, Roni Saputra, menjelaskan bahwa kompetisi ini hanya diikuti oleh tim yang telah divalidasi oleh Askot PSSI Pekanbaru. Dari 35 tim SSB di Pekanbaru, baru 16 tim yang berhasil menyelesaikan proses validasi sehingga dapat berpartisipasi dalam turnamen ini.

Sebagai langkah inovasi, Askot PSSI Pekanbaru menerapkan sistem barcode bagi setiap pemain. Barcode ini berisi data karier atlet yang akan mempermudah pelatih, orang tua, dan pihak terkait dalam pembinaan pemain muda. Sistem ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa pemain tidak berpindah-pindah tim SSB secara sembarangan.

"Tujuan utama validasi ini adalah untuk pembibitan atlet sepak bola kelompok umur yang unggul. Dengan sistem barcode ini, semua data pemain tersimpan dalam satu sistem, sehingga mempermudah administrasi dan pembinaan atlet dari usia 9 hingga 23 tahun," jelas Roni.

Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap Askot PSSI Pekanbaru yang telah menyelenggarakan kompetisi ini serta menerapkan sistem pembinaan berbasis digital.

"Kami sangat mendukung kompetisi ini sebagai ajang untuk melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Kota Pekanbaru di dunia sepak bola," ujar Hazli saat membuka turnamen di Stadion Utama Riau, Jumat (14/2/2025) pagi.

Ia juga berharap inovasi ini bisa diterapkan di cabang olahraga lain di Pekanbaru untuk pembinaan atlet secara berjenjang. "Jika ini diterapkan di semua cabang olahraga, kita bisa menciptakan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional," tambahnya.

Pelatih PSPS Pekanbaru: "Ini Bukti Keseriusan Pembinaan Grassroot"

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, juga hadir untuk memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menilai bahwa turnamen ini merupakan bukti nyata keseriusan Askot PSSI Pekanbaru dalam mengembangkan sepak bola usia dini.

"Ini adalah kebanggaan bagi tim-tim SSB di Pekanbaru karena bisa bertanding di Stadion Utama Riau. Saya berpesan kepada para pemain untuk terus berlatih dengan disiplin, karena sepak bola bisa menjadi masa depan kalian. Semoga dari ajang ini lahir pemain hebat untuk Indonesia," ungkap Aji.

Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan semakin banyak pemain muda berbakat yang dapat melanjutkan karier ke level profesional, serta membawa kejayaan bagi sepak bola Kota Pekanbaru dan Indonesia.**

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow